No More Hoax for Better Life

Selain chat yang hanya dibalas singkat dan centang dua biru tanpa balasan di whatsapp, mendapati berita hoaks yang dibagikan di grup-grup massenger nyatanya adalah salah satu hal yang mengesalkan di era sekarang. Bagaimana tidak? kita sendiri tentu telah menyaksikan beberapa peristiwa yang terjadi akibat penyebaran informasi tidak benar di internet akhir-akhir ini; kebohongan, sindir-sindirian, kesalahpahaman, ujaran kebencian, hingga fitnah pun tersebar secara masif di dunia maya. Maka tidak heran bila beberapa waktu lalu pemerintah sempat membatasi penggunaan media sosial di Indonesia.

Di samping itu, kemudahan mengakses informasi yang mestinya membuat orang-orang dapat mencari tahu sesuatu lebih dalam lagi dari berbagai sumber, justru berbanding terbalik dengan kenyataan. Yang terjadi ialah; apa yang pertama kali dibaca, itulah yang akan dibagikan ke linimasa, padahal sebelum itu tak ada salahnya untuk menyaring dan mencari tahu kebenaran sebuah berita terlebih dahulu sebelum menyebarluaskannya di dunia maya. Itu stalking gebetan aja bisa sampai ke akar-akarnya kok baca berita malah cuma dari judulnya sih? Eh, Astagfirullah bukan aku. Hehe

Peristiwa tersebut pun semakin didukung dengan adanya fakta mengenai rendahnya minat membaca masyarakat. Dilansir dari data statistik UNESCO, bahwa dari total 61 negara di dunia, Indonesia berada pada peringkat 60 dengan tingkat literasi rendah. Selain itu, dikutip dari laman Tirto.id, menyebutkan data dari lembaga penelitian Nielsen bahwa penduduk Indonesia dapat menghabiskan waktu berselancar di dunia maya menggunakan komputer selama empat jam 42 menit, browsing di telepon genggam selama tiga jam 33 menit dan menghabiskan waktu di sosial media selama dua jam 51 menit setiap harinya.  

Data perihal rendahnya minat membaca dan tingginya jumlah warganet tersebut, tentu saja dapat menjadi salah satu faktor suburnya hoaks di dunia maya. Perkembangan teknologi yang begitu cepat dan praktis nyatanya bisa berdampak pada rasa malas untuk membaca lebih banyak lagi. Padahal dengan banyak membaca berita dan informasi, kita akan menjadi banyak tahu mengenai benar tidaknya berita tersebut, berlaku juga bila kita banyak membaca history­ chat doi, ending-nya bukan banyak tahu sih, tapi banyak galau. Ehehe, maap maksa. 

Lalu, akibat dari adanya fenomena hoaks yang kian menjamur, ada banyak pihak yang akhirnya dirugikan, orang-orang tidak bersalah ikut menjadi korban, dan fitnah pun kian bertebaran. Sampai di sini, rasanya tak perlu lagi untuk saling menyalahkan media mana yang lebih dulu menyebarkan atau siapa yang menjadi dalang, sebab berita hoaks tidak akan mungkin tersebar bila tak ada jemari yang ikut meramaikan. Daripada begitu, lebih baik kita sama-sama mencari solusi untuk mengurangi berita hoaks tersebut. Iya gak, manteman?

Nah, salah satu langkah kecil meminimalisir penyebaran berita hoaks menurutku bisa dimulai dari diri sendiri; yaitu dengan tidak membiarkan diri menerima berita secara cepat saja namun juga akurat, yaitu dengan tidak membiarkan diri menekan tombol share sebelum melakukan crosschek berita, yaitu dengan mempertanyakan ini itu sebelum menelan informasi secara mentah, sebab sesungguhnya menelan berita palsu itu sama pahitnya dengan menelan janji palsu dari doi. Jadi, ingat, jangan ada hoaks di antara kita. No more hoax for better life~



Akhir kata, semoga kedepannya kita semua dapat selalu tabayyun sebelum menyebarluaskan sebuah informasi, karna kalau informasi tersebut tidak benar, bisa-bisa sosial media diblokir lagi kayak kemarin-kemarin, kasian para pasangan LDR, komunikasinya kesendat-sendat ntar.  Hiks


***

Sumber :
- SociaBuzz

8 Aplikasi Bermanfaat yang Bisa Kamu Coba


Saat ini smarphone sepertinya telah menjadi benda yang tak tepisahkan dari diri kita, benda tersebut bahkan bisa berada dalam genggaman hampir setiap saat, entah itu sekadar dipakai untuk berselancar di dunia maya, mendengarkan musik, menonton video, bermain game dan aktivitas lainnya. Sebab itulah berbagai macam aplikasi menarik pun ditawarkan kepada para pengguna ponsel pinter; mulai dari aplikasi untuk berkomunikasi, transportasi, transaksi, belajar, hingga aplikasi yang dapat memudahkan pekerjaan seseorang.

Sebagai seorang pengguna ponsel pintar, aku tentunya juga menggunakan aplikasi-aplikasi tersebut, sebagian di antaranya berhasil membuatku menghabiskan waktu untuk hal unfaedah dan sebagiannya lagi berhasil membuatku takjub karena kegunaannya. Nah, dari beberapa aplikasi yang kupakai, berikut ini adalah delapan aplikasi bermanfaat menurutku yang mungkin bisa kamu coba :

Google Keep Notes
Aplikasi Notes Terbaik yaitu Google Keep Notes
Google Keep Notes merupakan aplikasi notes yang dikembangkan oleh Google. Aplikasi ini telah menjadi notes favoritku sejak satu tahun terakhir karena tampilannya yang sederhana dan kegunaannya yang multifungsi. Keep notes sangat membantuku dalam mencatat hal-hal penting, mulai dari membuat daily task list dengan fitur to-do-list-nya. hingga mencatat ide tulisan yang tetiba muncul, entah dengan cara mengetik langsung, merekam suara atau sekadar menautkan gambar/foto.

Nah, tulisan-tulisan di keep notes ini pun dapat langsung dipindahkan ke dokumen dengan mudah melalui fitur ‘Copy to Google Doc’-nya atau bisa langsung dibuka kembali di brow  ser dekstop karena telah tersinkron di smartphone dan laptop. Jadi, tulisan yang dicatat di ponsel, dapat dibuka dan diedit dengan mudah di laptop, begitu pun sebaliknya. Selain itu ada banyak fitur keren lainnya yang sampai sekarang membuatku tetap menggunakan aplikasi ini ketimbang aplikasi notes lain. Ehehe

Dan btw,  tulisan ini juga awalnya aku ketik di keep notes hape kemudian langsung kusalin-rekat ke blog melalui browser, aplikasinya cukup bisa meminimalisir keremponganku sih.

My Calendar adalah kalendar pengingat siklus menstruasi yang bagus dan keren
My Calendar adalah salah satu aplikasi yang kupikir sangat dibutuhkan oleh Kaum Hawa, sebab ini merupakan aplikasi Period Tracker yang sangat membantu dalam mencatat dan mengingat siklus bulanan. Aplikasi ini tentu saja bisa menjadi acuan perihal perkiraan tanggal menstruasi di bulan selanjutnya, siklus. ovulasi, hingga masa-masa subur dari si pengguna. Selain itu, yang aku suka dari aplikasi ini adalah tampilannya yang cute, ada hewan peliharaannya dong, hahah. Terus ada juga fitur untuk mencatat kondisi tubuh, aliran haid, gejala hingga mood kita.

Aku sendiri sudah menggunakan aplikasi ini selama dua tahun, meski sudah dua kali mengganti ponsel, data-data di dalamnya masih tetap ada karena aplikasi ini memiliki fitur backup dan dapat disinkronisasi dengan akun google, jadi kamu tidak perlu khawatir akan kehilangan data atau catatan siklus haid saat hendak mengganti device nanti.

Catatan Keuangan Harian adalah aplikasi yang dapat digunakan untuk mengelola keuangan
Aplikasi Catatan Keuangan Harian dapat digunakan untuk mengatur finansial anda
Dari namanya saja sudah ketahuan kalau ini adalah aplikasi yang berguna untuk mengatur keuangan. Sebenarnya, ada beberapa aplikasi money manager yang pernah kucoba, tapi menurutku yang satu ini lebih simpel dari semuanya, tampilannya sederhana dan mudah digunakan. Pada aplikasi ini terdapat option untuk pengeluaran dan pemasukan, serta kategori-kategorinya yang bisa diedit sesuai kebutuhan.

Aplikasi ini cukup membantuku dalam mengingat, mengontrol dan mengatur keuangan, berapapun pemasukan dan pengeluarannya semua selalu kucatat, ditambah lagi aplikasi ini punya fitur pengingat, jadi bisa rutin mencatatnya. Nah, semenjak menggunakan aplikasi ini, aku  lumayan bisa mengurangi ke-boros-an dan kekhilafan belanja sih, karena yaaa gimana mau belanja kalo tiap liat pengeluaran vs pemasukan bawaannya Istighfar mulu, huhu.

iPusnas adalah aplikasi digital yang cocok buat kamu yang sangat suka membaca
iPusnas merupakan aplikasi perpustakaan digital yang dapat digunakan untuk membaca buku apa saja secara gratis
Aku baru menggunakan aplikasi ini sekitar tiga bulan terakhir, rasanya agak menyesal karena tidak mengetahui aplikasi ini sejak jauh-jauh hari sebab ada banyak sekali bacaaan gratis yang terdapat di dalamnya. Aplikasi ini benar-benar bagus dan keren karena bisa mengurangi rasa bersalahku yang pernah mengoleksi eBook gratis dari beberapa situs penyedia eBook yang belum tentu legal. Maapkan

Sama seperti perpustakaan pada umumnya, perpustakan digital ini pun menggunakan sistem pijam buku. Buat kamu yang pengen pinjam buku di Ipusnas, kudu mendaftar dulu biar bisa masuk dan baca-baca. Nah, untuk pengguna android, aplikasi ini bisa diunduh di playstore~  

Kamus KBBI dan Kamusku adalah aplikasi bermanfaat yang sangat perlu untuk digunakan di handphone
KBBI adalah kamus besar bahasa Indonesia yang harus ada di handphone anda
Kamus adalah salah satu dari sekian banyak aplikasi yang sangat membantuku karena meskipun berlatar pendidikan Sastra Inggris, sesungguhnya aku tidaklah sepandai itu bisa mengetahui dan mengingat semua kosakata dalam Bahasa Inggris. Jadi, memiliki aplikasi kamus di smarphone adalah wajib hukumnya.

Perihal aplikasi kamus sendiri, aku memiliki dua kamus, yaitu KBBI dan Kamusku. Aplikasi KKBI sering kuggunakan sebagai referensi penulisan kosakata saat sedang menulis sekaligus untuk mencari tahu arti dari kata dalam Bahasa Indonesia yang jarang kudengar. Kalau untuk aplikasi Kamusku, sebenarnya aplikasi ini sudah kugunakan sejak masih kuliah, dipakai sakadar untuk menerjemahkan kata dari Bahasa Indonesia ke Inggris dan sebaliknya, yang kusuka dari aplikasi ini adalah bisa kugunakan meski dalam keadaan offline, jadi bisa dipakai kapan saja, di waktu mendesak saat ada yang nanya “Eh kata ini artinya apa?”

Pinterest adalah salah satu aplikasi jejaring sosial yang keren untuk mengeksplorasi gambar-gambar bagus
Ada banyak ide dan inspirasi yang bisa didapat dari aplikasi Pinterest
Pinterest adalah satu dari beberapa aplikasi jejaring sosial favoritku, di Pinterest aku dapat menemukan sekaligus mengoleksi gambar-gambar bagus yang bisa kujadikan sebagai wallpaper handphone atau pun whatasapp, ehehe. Selain itu ada banyak ide dan inspirasi baru yang bisa ditemukan di Pinterest, entah itu ide menulis, ide ngeblog, ide menggambar, memasak, inspirasi OOTD, dan banyak hal lainnya.

Selain melihat dan mengeleksi gambar ke pinboard, pengguna juga dapat berbagai dan menyimpan foto atau pun karya di aplikasi tersebut. Yuhuu~

AppBlock adalah aplikasi yang dapat digunakan untuk meminimalisir penggunaan gadget yang berlebihan
AppBlock dapat digunakan untuk mengontrol penggunaan aplikasi secara berlebihan
Kalau tangan sudah menggenggam ponsel, kadang diri seringkali khilaf, jadinya malah berselancar di sosial media tanpa tahu waktu, untung saja saat ini kebiasaan tersebut bisa dikurangi dengan aplikasi AppBlock. Aplikasi yang satu ini benar-benar berguna untuk mengatasi kecanduan bermain handphone sebab AppBlock memungkinkan kita untuk memblokir aplikasi-aplikasi yang dirasa terlalu menyita perhatian dan waktu.

Aplikasi AppBlock ini sangat membantuku dalam mengontrol pemakaian sosial media yang berlebihan. Aku bisa mengatur kapan dan berapa lama aku bisa  membuka jejaring sosial dan kapan aku harus berhenti. Nah, dengan memblokir beberapa aplikasi ‘candu’ tersebut di AppBlock, aku dapat memanfaatkan waktuku pada hal-hal bermanfaat lainnya.  Bagus bukan? Yang suka berlebihan main sosial media, cobain deh.

Al Quran Indonesia adalah aplikasi Al-Quran terbaik yang bisa diunduh di handphone
Al Quran Indonesia adalah Aplikasi yang bisa didownload di bulan Ramadhan
Ini adalah salah satu aplikasi Al-Quran terbaik menurutku, sebab aplikasi Al-Quran Indonesia ini mempunyai banyak fitur yang tidak terdapat pada aplikasi Al-Quran yang pernah kucoba sebelumnya, salah satunya yaitu fitur notifikasi atau pengingat waktu sholat yang akan berbunyi suara adzan saat waktu sholat tiba, sehingga tentu saja aplikasi ini akan sangat berguna buat kamu yang sedang berada di lokasi yang jauh mesjid.

Selain itu aplikasi Al-Quran pun menyediakan fitur terjemahan Bahasa Indonesia yang dilengkapi dengan audio mp3 murottal. Lengkap ya? Terdapat juga fitur pemberitahuan Imsak lho, Manteman. Berguna banget nih buat yang sedang berpuasa, siapa tahu kan pas lagi sahur malah gak tahu kalo udah imsak. Ehe

***

Itu dia beberapa aplikasi bermanfaat yang kugunakan saat ini di ponsel pintarku. Ada yang sama? Atau ada yang tertarik mencoba aplikasi di atas dan ingin menambahkan daftar aplikasi lain selain aplikasi yang kusebutkan di atas? Silahkannn~

Nyaman Bertransaksi di Era Digital

Nyaman Bertransaksi di Era Digital

Zaman kian hari kian canggih, orang-orang kini mungkin tak hanya menginginkan rasa nyaman dalam sebuah hubungan namun juga dalam hal-hal personal lain yang berkaitan dengan transaksi dan keuangan. Perkembangan teknologi yang semakin pesat seperti saat ini tentu menjadi solusi dan jawaban atas rasa nyaman tersebut, berbagai macam inovasi pun terus dilahirkan, salah satunya dapat dilihat dalam sektor ekonomi atau yang kini disebut Ekonomi Digital.

Keberadaan ekonomi digital ini menghadirkan banyak inovasi-inovasi baru, terutama dalam hal bertransaksi, mulai dari munculnya teknologi Pembayaran non-tunai, E-payment, E-banking, M-Banking, E-wallet, E-commerce, dsb. Inovasi-inovasit tersebut membuat segalanya menjadi lebih muda dan praktis sebab arang-orang tak perlu lagi jauh-jauh ke bank untuk melakukan pembayaran, tidak perlu lagi ke pusat perbelanjaan untuk berbelanja produk-produk kesayangan karena semuanya dapat dilakukan melalui internet atau sistem pembayaran elektronik. 

Hanya saja, seperti halnya hubungan persahabatan atau pun percintaan, nyaman saja tidak cukup, kamu masih perlu memiliki rasa aman atas semuanya, aman dari prasangka-prasangka yang belum tentu benar, aman dari orang ketika, dll. Ini kok maksa banget ya? Ehe, intinya mah rasa nyaman dan aman itu tidak hanya dibutuhkan dalam sebuah hubungan, namun juga dalam aktivitas bertranskasi di era digital. Kalau begitu, kira-kira bagaimana sih cara agar aman bertransaksi elektronik? Sebelum membahas perihal itu, mungkin ada baiknya kita mengetahui tentang jenis-jenis transaksi online di era digital terlebih dahulu biar afdol~
Nyaman Bertransaksi di Era Digital

1. Alat Pembayaran Menggunakan Kartu (APMK)
Jenis transaksi dengan APMK ini merupakan jenis pembayaran yang menggunakan kartu seperti kartu kredit, kartu debet, kartu ATM, dan kartu-kartu lainnya yang dapat digunakan untuk melakukan pembayaran sistem non-tunai atau non-cash. 

2. E-Money atau Uang Elektronik
E-money atau Uang Elektronik merupakan sistem pembayaran dalam bentuk elektronik yang digunakan melalui jaringan internet. Jenis-jenis E-money ini terbagi menjadi dua, yaitu berdasarkan media penyimpanan dan berdasarkan pencatatan data identitas. Untuk bagian media penyimpanan biasanya berbasis chip yang dapat dilakukan secara offline dan berbasis server yang dilakukan secara online. Contoh E-money yang sering digunakan di Indonesia saat ini yaitu seperti Go-Pay, Ovo, Tcash dan semacamnya.

Nyaman Bertransaksi di Era Digital

1. Menggunakan PIN yang Tidak Mudah Ditebak
Buat kamu yang sering bertransaksi menggunakan APMK, khususnya kartu ATM, Debit, dll. Usahakan untuk tidak menggunakan PIN yang mudah ditebak, ada baiknya untuk rajin mengganti pin secara berkala agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya seperti duplikasi kartu ATM yang dilakukan oleh pihak tidak bertanggung jawab, atau saat kamu kehilangan kartu dan rupanya orang yang menemukan kartu tersebut bisa menebak-nebak pin-mu itu, bahaya juga kan? Toh, perasaan gebetan saja sering ditebak begini-begitu apalagi pin ATM. Hmm

2. Menyimpan Kartu Debet dan Sejenisnya di Tempat Aman
Yang kedua, wajib hukumnya untuk menjaga kerahasiaan PIN atau Nomor kartu debetmu, rahasiakan itu seperti halnya kamu merahasiakan perasaanmu ke si doi. Simpan juga kartu-kartu tersebut di tempat yang aman agar terhindar dari yang namanya kehilangan atau hal-hal lain yang tidak diharapkan sebab kehilangan itu menyakitkan.

Nyaman Bertransaksi di Era Digital

3. Berbelanja di Toko Terpercaya
Buat yang suka berbelanja online di Online shop atau di E-commerce, ada baiknya untuk memilah dan memilih toko yang menurutmu dapat dipercaya, toko terpercaya tersebut biasanya memiliki reputasi yang baik, hal ini dilakukan agar kita dapat terhindar dari penipuan dan semacamnya.

4Menjaga Kerahasiaan PIN/Nomor Kartu Debet
Tidak memberitahukan hal-hal yang bersifat rahasia yang berhubungan dengan transaksi online seperti nomor rekening, token, dll kepada orang yang baru ditemui atau dikenal lewat telpon, chatting, dll. Aku ingat dulu pernah beberapa kali ditelpon oleh pihak yang mengaku dari Bank atau dari perusahan tertentu, pada saat itu ada yang memintaku untuk menyebutkan nomor token yang baru saja dikirim ke nomorku, namun telponnya langsung kumatikan . Selain itu ada juga yang secara terang-terangan memintaku untuk pergi ke ATM terdekat dan melakukan transaksi, diiming-imingi hadiah jutaan rupiah. Heran aku tuh.

5. Berhati-hati saat Mengisi Data Atau Bertransaksi  Melalui Website
Saat ini ada banyak sekali modus-modus penipuan seperti phising skimming, malware, dll. Contoh penipuan dengan modus phising itu sendiri adalah dengan  cara menyebarkan website palsu yang mirip dengan aslinya, data-data yang dimasukan ke dalam website palsu tersebut kemudian akan dicuri oleh pelaku.  Untuk menghindari ini, periksa keaslian website tersebut dengan cara mencari cari informasi sebanyak mungkin di Google, pastikan website tersebut berasal dari sumber/orang terpercaya, karna bisa saja website itu hanya dikirimi oleh para scammer iseng lewat email atau pun sosial media.  

Nah itu dia beberapa tips tentang cara aman bertransaksi di era ekonomi digital menurutku pribadi. Semoga di tengah kemajuan teknologi ini, kita bisa juga bisa meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian dalam melakukan sesuatu, termasuk dalam hal bertransaksi . Yuhuu~

Referensi/sumber gambar :
- Pixabay

Memperpanjang Masa Resolusi Tahun Baru


Selalu ada hal menyenangkan di setiap tahunnya dan 2018 adalah tahun yang sungguh menyenangkan bagiku, semoga tahun ini pun akan sama menyenangkannya. Perihal pergatian tahun baru, seperti kebiasaanku yang lalu-lalu, akhir tahun selalu kututup dengan perayaan sederhana; tidur dan berdoa agar bisa mengawali hari esok dengan suka cita dan rasa syukur.

Lalu, kalau sudah tiba pergantian tahun begini, beberapa harapan dan keinginan pun langsung dimasukan ke daftar resolusi tahun baru. Ya, kupikir membuat resolusi kini telah menjadi suatu ritual wajib bagi sebagian orang, begitu pun aku. Ada beberapa hal yang ingin kulakukan di tahun ini, beberapa di antaranya adalah sisa-sisa resolusi yang kubuat di tahun yang entah kapan. Jadi, bisa dikatakan bahwa yang sedang kulakukan ini ialah memperpanjang masa resolusi tahun baru yang lama menjadi baru. Ehe, kok kedengerannya belibet ya.

Ada banyak faktor yang membuat resolusi tersebut tertunda; entah karena proses mewujudkannya yang lamban, atau karena aku yang terlalu fokus dan sibuk dengan hal lain, atau mungkin juga karena sudah memang begitu jalannya alias belum waktunya. Jadi, semoga saja resolusi-resolusi tersebut bisa diwujudkan tahun ini, jangan sampai kadaluwarsa lagi, kasian. Jadi, berikut resolusi-resolusi tahun lalu 

1. Produktif Menulis

Poin pertama ini adalah salah satu resolusi yang selalu ada di setiap tahun. Pada tahun 2015, aku pernah bertekad untuk lebih aktif dan produktif menulis di tahun depannya. Benar saja, pada tahun 2016 ternyata aku cukup produktif menulis; entah menulis artikel, puisi, caption instagram, tweet, dsb. Sayangnya di tahun 2017, produktivitasku dalam menulis menurun drastis karena alasan sibuk skripsian. Dan sekarang sudah tidak ada lagi masalah kuliah yang menggangu, oleh karena itu kurasa sampai kapan pun, resolusi ini akan selalu ada di wishlist tahunanku, termasuk untuk tahun 2019 ini, semoga apa pun yang terjadi kedepannya, akan ada celah dan kesempatan untuk bisa rajin menulis dan ngeblog lagi.

2. Banyak Membaca Buku

Ada rasa bersalah sebenarnya kalau sudah membahas perihal buku, sebab setahun belakangan ini, dibanding memperbanyak bacaanku, aku justru lebih banyak menambah jumlah Unread Books di rak buku. Ada beberapa buku yang pernah kubeli tahun lalu dan sampai sekarang belum selesai terbaca, awalnya aku berpikir bahwa aku adalah seorang slow reader, lama-kelamaan aku sadar, ternyata aku memang malas. Perhatian dan waktuku lebih banyak kupakai untuk bersosial media; stalking-stalking gak jelas, baca komentar nitijen di kolom komentar para artis, atau retweet-retweet ini itu di twitter. Unfaedah. Sebab itulah, salah satu tujuanku menulis ini adalah agar tekad dan niatku untuk kembali rajin membaca bisa meningkat lagi. Semangat.

3.  Rajin Menabung

Memperpanjang 'Masa' Resolusi Tahun Baru

Aku rajin menabung sebenarnya, tapi suka lupa diri kalau sudah membuka akun online shop atau app e-commerce. Alhasil, aku jatuh miskin, ehe. Jadi, kurasa poin yang ini bukan hanya rajin menabung namun juga menahan diri dari godaan untuk berbelanja. Sip.

4. Gemukan Rajin Olahraga & Menjaga Kesehatan Tubuh

Sekitar tahun 2015, aku pernah bercita-cita menaikkan berat badan agar bisa mencapai BB ideal dan terlihat sedikit gemuk, hal ini dikarenakan aku sempat merasa minder bila terus ditanyai perihal bentuk badan “Kamu kok kurus sih?” atau “Kamu gak makan-makan ya?”.  I am seriously sick of those questions. Lambat laun aku sadar bahwa aku tidak perlu terlalu menghiraukan kata-kata orang, mau gemuk atau kurus, hal terpenting yang harus kulakuan adalah bisa menjaga tubuh untuk tetap sehat dan bugar. Jadi, ketimbang minum obat penggemuk badan, ada baiknya untuk rajin makan makanan yang sehat dan bergizi, ketimbang rajin mendengarkan kata-kata orang yang doyan body shaming, ada baiknya untuk rajin berolahraga saja, seminggu sekali lari pagi, boleh lah. Yekan?

***

Oke, meski masih ada beberapa hal yang tidak kutulis, tapi kurasa empat poin di atas sudah cukup untuk diumbar ke blog, yang lainnya biarlah jadi rahasia hahahah. Jadi, bagaimana dengan resolusimu? Apapun resolusinya, semoga saja hal-hal tersebut bisa membuat kita menjadi pribadi yang lebih baik ya manteman, sebab yang kutahu untuk menjadi baik memang butuh proses yang tidak ada habisnya. Jadi, selamat berbenah diri dan selamat menjalani tahun 2019. Let’s be better for a better life~

P.S :
Maaf kalau postinganku yang ini beberapa kali muncul di reading-list teman-teman, tadi ada sedikit kesalahan teknis saat mempublikasikan tulisan ini. 

Berkunjung ke Foris Cengkeh Afo


Selalu ada hal mengejutkan yang kudapat selama beberapa tahun ngeblog, salah satunya ialah mendapati email dari orang-orang yang pernah membaca tulisanku di internet, entah tulisan dari blog pribadiku atau tulisanku di website yang lain, aku ingat sekitar setahun yang lalu pernah dikirimi email oleh seorang yang baru saja berwisata ke kota Ternate, di emailnya beliau mengatakan telah berkunjung ke semua destinasi wisata yang pernah kutulis di blog dan IdnTimes, beliau juga sempat menanyakan perihal alamat souvenir shop yang ada di daerah tempat tinggalku. Saat membaca email tersebut, ada rasa kurang percaya sih, sebab aku sendiri bahkan sudah lupa kalau pernah menulis artikel itu, hehe. Setelah membaca email dari beliau, aku langsung membalas emailnya dan memberitahukan tentang tempat souvenir shop yang kuketahui. Sebenarnya saat itu tidak banyak tempat yang kutahu sih, hanya dua tempat saja, itu pun berkat bertanya di grup Whatasapp. Mohon maklum ya manteman, aku anak rumahan. Untung saja, saat ini Pariwisata di Kota Ternate sudah semakin berkembang sehingga tempat-tempat yang menyediakan souvenir khas Ternate pun mulai banyak bermunculan, salah satunya yaitu Foris yang berlokasi di Taman Cengkeh Afo, Tangole.

Souvenir Khas Ternate yang tersedia di cengkeh Afo

Tepat pada Sabtu, 10 November 2018 kemarin, aku, Gina dan KaK Dwi diajak oleh Kak Arif untuk menghadiri launching TernateAzik sekaligus Foris IKM yang berada di Tangole. Fyi, TernateAzik adalah singkatan dari Akselerasi Zona Industri Kecil Menengah Kepariwisataan, yaitu sebuah program yang mengintegrasikan industri kecil menengah dengan destinasi wisata yang ada di kota Ternate. Keberadaan Foris sendiri merupakan salah satu wujud dari program tersebut, di Foris nanti teman-teman akan menemukan banyak properti dan barang-barang kerajinan serta makanan khas Ternate. Selain itu, lokasinya yang berada di Taman Cengkeh Afo tentu akan sangat memudahkan wisatawan untuk dapat langsung membeli dan membawa pulang oleh-oleh yang ada sesusai menyusuri taman.

Aku dan kedua temanku yang saat itu menghadiri acara benar-benar penasaran dengan bentuk dan jenis kerajinan yang ada di dalam Foris, akhirnya sembari menunggu acara peresmiannya, kami bertiga mondar-mandir ke sana kemari, cari makan, foto-foto dan mengobrol tentang cuaca, saking sibuknya dengan aktivitas kurang jelas tersebut, kami bertiga pun melewatkan banyak hal, termasuk menyaksikan detik-detik potong pita di Foris. Ehehehe, kami bertiga malah langsung masuk ke dalam Foris setelahnya, maapkan. Nah, seperti yang kukatakan tadi, ada banyak makanan dan cemilan khas Ternate yang tersedia di Foris; ada Snack Pala, Roti Kenari, Makron Sagu Kenari, Bagea Kenari, Kopi Rempah, dll. Rasanya kuingin cobain semuanya, kemudian nulis review cemilan tersebut di blog. Huhu~

Tempat oleh-oleh dan souvenir khas Ternate

Souvenir dan makanan khas Ternate di Cengkeh afo

Kopi Guraka di Foris Ternate

Berkunjung ke Foris Cengkeh Afo

Berkunjung ke Foris Cengkeh Afo

Btw, berhubung karna aku tergabung di grup Whatsapp TernateAzik dan sempat menyimak obrolan di dalamnya, aku baru tahu kalau ternyata TernateAzik juga telah merilis aplikasi yang nanti dapat digunakan untuk mencari tahu informasi mengenai cendramata, souvenir dan tempat wisata yang ada di Ternate. Keren ya! Kalau begini kan aku tidak perlu bingung lagi saat ditanyai perihal souvenir shop di daerahku, tinggal cek aja aplikasinya, beres. Semoga kedepannya makin banyak inovasi seperti ini biar makin kerennn.

Aplikasi untuk mengecek souvenir dan tempat wisata di Ternate

Oh ya, hampir lupa, tentang aku dan kedua temanku tadi, setelah melihat-lihat semua kerajinan yang ada di dalam Foris, kami bertiga sempat mampir ke bagian depan Foris, di sana ada banyak cemilan yang dipajang di sebuah meja, kupikir cemilan tersebut untuk dijual, jadi aku hanya sempat memotret semuanya dulu sebelum melanjutkan langkah kaki ke taman cengkeh afo, tapi ternyata setelah kami kembali, semua cemilan yang kulihat tadi sudah ludes, rupanya itu cemilan gratis untuk tamu. Hm~


Image Source :
Dokumentasi Pribadi