Nyaman Bertransaksi di Era Digital

Nyaman Bertransaksi di Era Digital

Zaman kian hari kian canggih, orang-orang kini mungkin tak hanya menginginkan rasa nyaman dalam sebuah hubungan namun juga dalam hal-hal personal lain yang berkaitan dengan transaksi dan keuangan. Perkembangan teknologi yang semakin pesat seperti saat ini tentu menjadi solusi dan jawaban atas rasa nyaman tersebut, berbagai macam inovasi pun terus dilahirkan, salah satunya dapat dilihat dalam sektor ekonomi atau yang kini disebut Ekonomi Digital.

Keberadaan ekonomi digital ini menghadirkan banyak inovasi-inovasi baru, terutama dalam hal bertransaksi, mulai dari munculnya teknologi Pembayaran non-tunai, E-payment, E-banking, M-Banking, E-wallet, E-commerce, dsb. Inovasi-inovasit tersebut membuat segalanya menjadi lebih muda dan praktis sebab arang-orang tak perlu lagi jauh-jauh ke bank untuk melakukan pembayaran, tidak perlu lagi ke pusat perbelanjaan untuk berbelanja produk-produk kesayangan karena semuanya dapat dilakukan melalui internet atau sistem pembayaran elektronik. 

Hanya saja, seperti halnya hubungan persahabatan atau pun percintaan, nyaman saja tidak cukup, kamu masih perlu memiliki rasa aman atas semuanya, aman dari prasangka-prasangka yang belum tentu benar, aman dari orang ketika, dll. Ini kok maksa banget ya? Ehe, intinya mah rasa nyaman dan aman itu tidak hanya dibutuhkan dalam sebuah hubungan, namun juga dalam aktivitas bertranskasi di era digital. Kalau begitu, kira-kira bagaimana sih cara agar aman bertransaksi elektronik? Sebelum membahas perihal itu, mungkin ada baiknya kita mengetahui tentang jenis-jenis transaksi online di era digital terlebih dahulu biar afdol~
Nyaman Bertransaksi di Era Digital

1. Alat Pembayaran Menggunakan Kartu (APMK)
Jenis transaksi dengan APMK ini merupakan jenis pembayaran yang menggunakan kartu seperti kartu kredit, kartu debet, kartu ATM, dan kartu-kartu lainnya yang dapat digunakan untuk melakukan pembayaran sistem non-tunai atau non-cash. 

2. E-Money atau Uang Elektronik
E-money atau Uang Elektronik merupakan sistem pembayaran dalam bentuk elektronik yang digunakan melalui jaringan internet. Jenis-jenis E-money ini terbagi menjadi dua, yaitu berdasarkan media penyimpanan dan berdasarkan pencatatan data identitas. Untuk bagian media penyimpanan biasanya berbasis chip yang dapat dilakukan secara offline dan berbasis server yang dilakukan secara online. Contoh E-money yang sering digunakan di Indonesia saat ini yaitu seperti Go-Pay, Ovo, Tcash dan semacamnya.

Nyaman Bertransaksi di Era Digital

1. Menggunakan PIN yang Tidak Mudah Ditebak
Buat kamu yang sering bertransaksi menggunakan APMK, khususnya kartu ATM, Debit, dll. Usahakan untuk tidak menggunakan PIN yang mudah ditebak, ada baiknya untuk rajin mengganti pin secara berkala agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya seperti duplikasi kartu ATM yang dilakukan oleh pihak tidak bertanggung jawab, atau saat kamu kehilangan kartu dan rupanya orang yang menemukan kartu tersebut bisa menebak-nebak pin-mu itu, bahaya juga kan? Toh, perasaan gebetan saja sering ditebak begini-begitu apalagi pin ATM. Hmm

2. Menyimpan Kartu Debet dan Sejenisnya di Tempat Aman
Yang kedua, wajib hukumnya untuk menjaga kerahasiaan PIN atau Nomor kartu debetmu, rahasiakan itu seperti halnya kamu merahasiakan perasaanmu ke si doi. Simpan juga kartu-kartu tersebut di tempat yang aman agar terhindar dari yang namanya kehilangan atau hal-hal lain yang tidak diharapkan sebab kehilangan itu menyakitkan.

Nyaman Bertransaksi di Era Digital

3. Berbelanja di Toko Terpercaya
Buat yang suka berbelanja online di Online shop atau di E-commerce, ada baiknya untuk memilah dan memilih toko yang menurutmu dapat dipercaya, toko terpercaya tersebut biasanya memiliki reputasi yang baik, hal ini dilakukan agar kita dapat terhindar dari penipuan dan semacamnya.

4Menjaga Kerahasiaan PIN/Nomor Kartu Debet
Tidak memberitahukan hal-hal yang bersifat rahasia yang berhubungan dengan transaksi online seperti nomor rekening, token, dll kepada orang yang baru ditemui atau dikenal lewat telpon, chatting, dll. Aku ingat dulu pernah beberapa kali ditelpon oleh pihak yang mengaku dari Bank atau dari perusahan tertentu, pada saat itu ada yang memintaku untuk menyebutkan nomor token yang baru saja dikirim ke nomorku, namun telponnya langsung kumatikan . Selain itu ada juga yang secara terang-terangan memintaku untuk pergi ke ATM terdekat dan melakukan transaksi, diiming-imingi hadiah jutaan rupiah. Heran aku tuh.

5. Berhati-hati saat Mengisi Data Atau Bertransaksi  Melalui Website
Saat ini ada banyak sekali modus-modus penipuan seperti phising skimming, malware, dll. Contoh penipuan dengan modus phising itu sendiri adalah dengan  cara menyebarkan website palsu yang mirip dengan aslinya, data-data yang dimasukan ke dalam website palsu tersebut kemudian akan dicuri oleh pelaku.  Untuk menghindari ini, periksa keaslian website tersebut dengan cara mencari cari informasi sebanyak mungkin di Google, pastikan website tersebut berasal dari sumber/orang terpercaya, karna bisa saja website itu hanya dikirimi oleh para scammer iseng lewat email atau pun sosial media.  

Nah itu dia beberapa tips tentang cara aman bertransaksi di era ekonomi digital menurutku pribadi. Semoga di tengah kemajuan teknologi ini, kita bisa juga bisa meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian dalam melakukan sesuatu, termasuk dalam hal bertransaksi . Yuhuu~

Referensi/sumber gambar :
- Pixabay

Memperpanjang Masa Resolusi Tahun Baru


Selalu ada hal menyenangkan di setiap tahunnya dan 2018 adalah tahun yang sungguh menyenangkan bagiku, semoga tahun ini pun akan sama menyenangkannya. Perihal pergatian tahun baru, seperti kebiasaanku yang lalu-lalu, akhir tahun selalu kututup dengan perayaan sederhana; tidur dan berdoa agar bisa mengawali hari esok dengan suka cita dan rasa syukur.

Lalu, kalau sudah tiba pergantian tahun begini, beberapa harapan dan keinginan pun langsung dimasukan ke daftar resolusi tahun baru. Ya, kupikir membuat resolusi kini telah menjadi suatu ritual wajib bagi sebagian orang, begitu pun aku. Ada beberapa hal yang ingin kulakukan di tahun ini, beberapa di antaranya adalah sisa-sisa resolusi yang kubuat di tahun yang entah kapan. Jadi, bisa dikatakan bahwa yang sedang kulakukan ini ialah memperpanjang masa resolusi tahun baru yang lama menjadi baru. Ehe, kok kedengerannya belibet ya.

Ada banyak faktor yang membuat resolusi tersebut tertunda; entah karena proses mewujudkannya yang lamban, atau karena aku yang terlalu fokus dan sibuk dengan hal lain, atau mungkin juga karena sudah memang begitu jalannya alias belum waktunya. Jadi, semoga saja resolusi-resolusi tersebut bisa diwujudkan tahun ini, jangan sampai kadaluwarsa lagi, kasian. Jadi, berikut resolusi-resolusi tahun lalu 

1. Produktif Menulis

Poin pertama ini adalah salah satu resolusi yang selalu ada di setiap tahun. Pada tahun 2015, aku pernah bertekad untuk lebih aktif dan produktif menulis di tahun depannya. Benar saja, pada tahun 2016 ternyata aku cukup produktif menulis; entah menulis artikel, puisi, caption instagram, tweet, dsb. Sayangnya di tahun 2017, produktivitasku dalam menulis menurun drastis karena alasan sibuk skripsian. Dan sekarang sudah tidak ada lagi masalah kuliah yang menggangu, oleh karena itu kurasa sampai kapan pun, resolusi ini akan selalu ada di wishlist tahunanku, termasuk untuk tahun 2019 ini, semoga apa pun yang terjadi kedepannya, akan ada celah dan kesempatan untuk bisa rajin menulis dan ngeblog lagi.

2. Banyak Membaca Buku

Ada rasa bersalah sebenarnya kalau sudah membahas perihal buku, sebab setahun belakangan ini, dibanding memperbanyak bacaanku, aku justru lebih banyak menambah jumlah Unread Books di rak buku. Ada beberapa buku yang pernah kubeli tahun lalu dan sampai sekarang belum selesai terbaca, awalnya aku berpikir bahwa aku adalah seorang slow reader, lama-kelamaan aku sadar, ternyata aku memang malas. Perhatian dan waktuku lebih banyak kupakai untuk bersosial media; stalking-stalking gak jelas, baca komentar nitijen di kolom komentar para artis, atau retweet-retweet ini itu di twitter. Unfaedah. Sebab itulah, salah satu tujuanku menulis ini adalah agar tekad dan niatku untuk kembali rajin membaca bisa meningkat lagi. Semangat.

3.  Rajin Menabung

Memperpanjang 'Masa' Resolusi Tahun Baru

Aku rajin menabung sebenarnya, tapi suka lupa diri kalau sudah membuka akun online shop atau app e-commerce. Alhasil, aku jatuh miskin, ehe. Jadi, kurasa poin yang ini bukan hanya rajin menabung namun juga menahan diri dari godaan untuk berbelanja. Sip.

4. Gemukan Rajin Olahraga & Menjaga Kesehatan Tubuh

Sekitar tahun 2015, aku pernah bercita-cita menaikkan berat badan agar bisa mencapai BB ideal dan terlihat sedikit gemuk, hal ini dikarenakan aku sempat merasa minder bila terus ditanyai perihal bentuk badan “Kamu kok kurus sih?” atau “Kamu gak makan-makan ya?”.  I am seriously sick of those questions. Lambat laun aku sadar bahwa aku tidak perlu terlalu menghiraukan kata-kata orang, mau gemuk atau kurus, hal terpenting yang harus kulakuan adalah bisa menjaga tubuh untuk tetap sehat dan bugar. Jadi, ketimbang minum obat penggemuk badan, ada baiknya untuk rajin makan makanan yang sehat dan bergizi, ketimbang rajin mendengarkan kata-kata orang yang doyan body shaming, ada baiknya untuk rajin berolahraga saja, seminggu sekali lari pagi, boleh lah. Yekan?

***

Oke, meski masih ada beberapa hal yang tidak kutulis, tapi kurasa empat poin di atas sudah cukup untuk diumbar ke blog, yang lainnya biarlah jadi rahasia hahahah. Jadi, bagaimana dengan resolusimu? Apapun resolusinya, semoga saja hal-hal tersebut bisa membuat kita menjadi pribadi yang lebih baik ya manteman, sebab yang kutahu untuk menjadi baik memang butuh proses yang tidak ada habisnya. Jadi, selamat berbenah diri dan selamat menjalani tahun 2019. Let’s be better for a better life~

P.S :
Maaf kalau postinganku yang ini beberapa kali muncul di reading-list teman-teman, tadi ada sedikit kesalahan teknis saat mempublikasikan tulisan ini. 

Berkunjung ke Foris Cengkeh Afo


Selalu ada hal mengejutkan yang kudapat selama beberapa tahun ngeblog, salah satunya ialah mendapati email dari orang-orang yang pernah membaca tulisanku di internet, entah tulisan dari blog pribadiku atau tulisanku di website yang lain, aku ingat sekitar setahun yang lalu pernah dikirimi email oleh seorang yang baru saja berwisata ke kota Ternate, di emailnya beliau mengatakan telah berkunjung ke semua destinasi wisata yang pernah kutulis di blog dan IdnTimes, beliau juga sempat menanyakan perihal alamat souvenir shop yang ada di daerah tempat tinggalku. Saat membaca email tersebut, ada rasa kurang percaya sih, sebab aku sendiri bahkan sudah lupa kalau pernah menulis artikel itu, hehe. Setelah membaca email dari beliau, aku langsung membalas emailnya dan memberitahukan tentang tempat souvenir shop yang kuketahui. Sebenarnya saat itu tidak banyak tempat yang kutahu sih, hanya dua tempat saja, itu pun berkat bertanya di grup Whatasapp. Mohon maklum ya manteman, aku anak rumahan. Untung saja, saat ini Pariwisata di Kota Ternate sudah semakin berkembang sehingga tempat-tempat yang menyediakan souvenir khas Ternate pun mulai banyak bermunculan, salah satunya yaitu Foris yang berlokasi di Taman Cengkeh Afo, Tangole.

Souvenir Khas Ternate yang tersedia di cengkeh Afo

Tepat pada Sabtu, 10 November 2018 kemarin, aku, Gina dan KaK Dwi diajak oleh Kak Arif untuk menghadiri launching TernateAzik sekaligus Foris IKM yang berada di Tangole. Fyi, TernateAzik adalah singkatan dari Akselerasi Zona Industri Kecil Menengah Kepariwisataan, yaitu sebuah program yang mengintegrasikan industri kecil menengah dengan destinasi wisata yang ada di kota Ternate. Keberadaan Foris sendiri merupakan salah satu wujud dari program tersebut, di Foris nanti teman-teman akan menemukan banyak properti dan barang-barang kerajinan serta makanan khas Ternate. Selain itu, lokasinya yang berada di Taman Cengkeh Afo tentu akan sangat memudahkan wisatawan untuk dapat langsung membeli dan membawa pulang oleh-oleh yang ada sesusai menyusuri taman.

Aku dan kedua temanku yang saat itu menghadiri acara benar-benar penasaran dengan bentuk dan jenis kerajinan yang ada di dalam Foris, akhirnya sembari menunggu acara peresmiannya, kami bertiga mondar-mandir ke sana kemari, cari makan, foto-foto dan mengobrol tentang cuaca, saking sibuknya dengan aktivitas kurang jelas tersebut, kami bertiga pun melewatkan banyak hal, termasuk menyaksikan detik-detik potong pita di Foris. Ehehehe, kami bertiga malah langsung masuk ke dalam Foris setelahnya, maapkan. Nah, seperti yang kukatakan tadi, ada banyak makanan dan cemilan khas Ternate yang tersedia di Foris; ada Snack Pala, Roti Kenari, Makron Sagu Kenari, Bagea Kenari, Kopi Rempah, dll. Rasanya kuingin cobain semuanya, kemudian nulis review cemilan tersebut di blog. Huhu~

Tempat oleh-oleh dan souvenir khas Ternate

Souvenir dan makanan khas Ternate di Cengkeh afo

Kopi Guraka di Foris Ternate

Berkunjung ke Foris Cengkeh Afo

Berkunjung ke Foris Cengkeh Afo

Btw, berhubung karna aku tergabung di grup Whatsapp TernateAzik dan sempat menyimak obrolan di dalamnya, aku baru tahu kalau ternyata TernateAzik juga telah merilis aplikasi yang nanti dapat digunakan untuk mencari tahu informasi mengenai cendramata, souvenir dan tempat wisata yang ada di Ternate. Keren ya! Kalau begini kan aku tidak perlu bingung lagi saat ditanyai perihal souvenir shop di daerahku, tinggal cek aja aplikasinya, beres. Semoga kedepannya makin banyak inovasi seperti ini biar makin kerennn.

Aplikasi untuk mengecek souvenir dan tempat wisata di Ternate

Oh ya, hampir lupa, tentang aku dan kedua temanku tadi, setelah melihat-lihat semua kerajinan yang ada di dalam Foris, kami bertiga sempat mampir ke bagian depan Foris, di sana ada banyak cemilan yang dipajang di sebuah meja, kupikir cemilan tersebut untuk dijual, jadi aku hanya sempat memotret semuanya dulu sebelum melanjutkan langkah kaki ke taman cengkeh afo, tapi ternyata setelah kami kembali, semua cemilan yang kulihat tadi sudah ludes, rupanya itu cemilan gratis untuk tamu. Hm~


Image Source :
Dokumentasi Pribadi

Pake Aplikasi Uzone, dapat Informasi, dapat Pulsa juga lho!


Kalian pernah tidak ditanyai perihal bahan bacaan favorit? Entah semasa sekolah atau kapan pun itu? Sudah pasti pernah dong, ehe. Setiap kali mendapati pertanyaan tersebut, aku selalu teringat pada jawabanku semasa SMP dulu ketika ditanyai oleh seorang guru perihal bacaan favorit siswanya, rata-rata temanku menjawab menyukai buku cerita dongeng dan komik atau buku cerita bergambar. Lalu guru tersebut bertanya lagi “Kalau baca koran, suka gak?” mendengar pertanyaan itu aku kemudian menjawabnya dengan percaya diri “Saya suka baca koran, Pak! Tapi itu kalau korannya ada gambar makanan atau ada cerita dan puisi bagus di dalamnya.”. Sebenarnya yang kumaksud dengan gambar makanan itu juga lebih ke resep masakan sih, sebab Ibuku termasuk orang yang suka mengumpulkan resep masakan di koran, dari situlah aku pun ikut[-ikutan] mengumpulkan resep yang ada di koran maupun majalah.  

Terkadang aku juga membaca beberapa berita yang terpampang di halaman koran, namun sangat jarang membacanya sampai selesai apabila isi berita tersebut tidak sesuai dengan minatku(?), banyak maunya sih emang, maapkan. Seiring berkembangnya zaman, media cetak berupa koran pun perlahan bergeser ke media digital, ibuku yang dulunya sering mengumpulkan resep masakan dengan cara menggunting lembaran koran, kini lebih senang mengumpulkan screenshot resep dari beberapa situs yang dikunjunginya, aku yang senang membaca puisi di rubrik sastra pada surat kabar pun kini bisa lebih gampang menemukan banyak puisi bagus di beberapa situs, kapan saja.  Selain itu, untuk mengetahui berita terbaru, aku juga bisa dengan mudah membacanya di berbagai portal berita yang tersedia di Internet. Nah, salah satu portal berita yang masuk dalam list favoritku adalah Uzone atau Uzone.id.

Baca Berita di Aplikasi Uzone, dapat Informasi, dapat Pulsa juga lho!

Sesuai dengan judul tulisan ini, Uzone.id kumasukan ke dalam list portal berita favoritku karena merupakan salah satu situs yang tidak hanya menyajikan berita dan informasi terkini tetapi juga memberikan apresiasi kepada pembacanya berupa poin yang dapat ditukarkan dengan pulsa. Selain itu di Uzone.id kamu juga dapat menemukan berita yang masih fresh dengan berbagai kategori, seperti kategori hiburan, teknologi, games, kesehatan, travel dan hangout.  Nah kan, kategorinya bisa dipilih sesuai keinginan, salah satu sub-favoritku adalah lifestyle, kalau kamu apa?

Oh ya, untuk mendaftarkan diri di Uzone.id pun tidak begitu sulit, kamu bisa mendaftar dengan akun sosial media yang yang kamu miliki, konfirmasi email, kemudian mengisi pin dan nomor handphone agar poin yang di-redeem dengan pulsa dapat langsung masuk ke nomormu. Nah, buat kamu yang baru pertama kali mendaftar, kamu akan mendapatkan poin gratis dari Uzone sebanyak 5000 poin dan poin tersebut akan terus bertambah apabila kamu membaca, berkomentar dan membagikan berita yang tersedia di Uzone.id.

Baca Berita di Aplikasi Uzone, dapat Informasi, dapat Pulsa juga lho!

Lalu berapa sih point yang bisa didapat dari aktivitas tersebut? Saat kamu membaca berita, kamu akan mendapat point sebesar 10 point, kemudian 50 poin saat memberikan komentar di tiap berita, dll. Jadi, semakin sering kamu berinteraksi di portal berita atau aplikasi Uzone ini, maka akan bertambah pula point di akunmu. Makin rajin baca berita nih kayaknya. HeheSudah kubilang kan? baca berita di Uzone.id, selain dapat informasi, dapat pulsa juga, duh asiknyaaa! Aku sendiri sudah redeem point dua kali, lho! Mayan pulsanya buat nambah-nambah beli paketan atau nelpon pacar di seberang lautan. Halah~

Baca Berita di Aplikasi Uzone, dapat Informasi, dapat Pulsa juga lho!

Kapan lagi sih bisa baca berita terus dapat pulsa gratis dari portalnya langsung? Udah beritanya fresh, App-nya pun bikin nyaman. Jadi tunggu apa lagi, yuk instal Uzone di handphonemu, App ini bisa langsung diunduh melalui App Store dan PlayStore. Yuhuu~

Proteksi Diri di Masa Muda dengan Asuransi dan Investasi

Proteksi Diri di Masa Muda dengan Asuransi dan Investasi
Orang-orang sering mengatakan bahwa masa depan adalah sebuah misteri, tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi nanti, apakah akan bahagia dan terjamin atau mendapati hal lain yang mungkin terjadi di luar ekspektasi, di samping dari itu, tentu saja setiap orang mengingin[-angan]kan masa depannya terjamin dan dipenuhi suka cita, oleh karena itulah, mempersiapkan masa depan merupakan hal yang wajib untuk dilakukan sejak jauh-jauh hari, sebab ada pepatah yang berbunyi “The future depends on  what we do in the present”  artinya masa depan kita tergantung pada apa yang kita lakukan saat ini. Kalau sudah begitu, kira-kira apa saja sih yang perlu kita lakukan untuk mempersiapkan masa depan serta memproteksi diri kita di usia tua nanti?

Menabung - Proteksi Diri di Masa Muda dengan Asuransi dan Investasi
Menabung adalah salah satu cara mengantisipasi keadaan finansial kita di masa depan, sebab kita sendiri tidak pernah tahu bagaimana nasib di kemudian hari, bisa saja di masa yang akan datang nanti, kita berada pada keadaan krisis dan sangat membutuhkan uang, sehingga yang bisa membantu hanyalah tabungan yang kita miliki, tabungan ini sama halnya dengan uang cadangan atau aset yang dapat sedikit mengurangi beban kita. Jadi, ingat-ingatlah untuk selalu menyisihkan uang ke tabunganmu ya! Jangan hanya nabung rindu mulu, nanti susah ketemu. #SelfReminder. Ehe~

Berinvestasi - Proteksi Diri di Masa Muda dengan Asuransi dan Investasi
Selain menabung, berinvestasi adalah salah satu cara yang dilakukan banyak orang dalam rangka mempersiapkan masa depan mereka. Perbedaan dari menabung dan investasi adalah, menabung bersifat jangka pendek sementara investasi bersifat jangka panjang. Secara garis besar, investasi itu sendiri merupakan sebuah usaha penanaman dana berupa uang dan aset lainnya yang bertujuan untuk mendapatkan keutungan dari penanaman tersebut. Nah, kalau berinvestasi ternyata dapat membantu kita saat berada dalam kesulitan finansial di usia tua sekaligus mempersiapkan di masa depan yang sejahtera, why not?


Asuransi - Proteksi Diri di Masa Muda dengan Asuransi dan Investasi
Ada banyak hal yang bisa terjadi di masa depan nanti, seperti kehilangan, kecelakaan bahkan kematian, oleh karena itulah asuransi merupakan salah hal yang perlu kita persiapkan sebagai bentuk perlindungan dan jaminan di masa depan. Aku sering mendapati beberapa orang yang menganggap bahwa asuransi tidak begitu penting, padahal sebenarnya ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan dari asuransi, yaitu dapat meminimalisir risiko kerugian yang dialami, mengatur keuangan juga sebagai investasi dan tabungan.

Nah, untuk mendapatkan jaminan dan keuntungan tersebut, tentu kita juga harus pintar-pintar memilih asuransi yang tepat dan dapat memenuhi kebutuhan perlindungan diri kita juga orang-orang yang dicintai, salah satu pilihan jasa asuransi yang tepat ya tentu Prudential, kalian pasti sudah tidak asing lagi kan dengan namanya?

Jadi, asuransi Prudential ini menyediakan berbagai produk dan layanan yang dirancang untuk memenuhi dan melengkapi setiap kebutuhan keuangan para nasabahnya di Indonesia, ditambah lagi, Prudential juga baru saja menghadirkan produk terbarunya, yaitu PRUlink generasi baru (PGB) dan PRUlink syariah generasi baru (PSGB).  Kedua produk ini merupakan generasi baru dari Prudential yang dapat memberikan solusi asuransi mengenai investasi yang inovatif dari Prudential Indonesia serta memberikan jaminan berupa perlindungan jiwa sekaligus alokasi investasi positif sejak dari tahun pertama kali nasabah membayar premi. PGB dan PSGB ini juga hadir dengan tiga keunggulan yang di antaranya adalah :

1. PRUbooster Proteksi
Keunggulan pertama dari produk terbaru Prudential merupakan sebuah fasilitas peningkatan uang Pertanggungan PRUlink (syariah) generasi baru sekaligus UP PRUlink term (syariah) (jika ada) seacara otomatis sebesar 5% setiap tahunnya tanpa proses Underwriting ulang sampai usia 55 tahun yang bisa dipilih saat pengajuan surat permintaan asuransi jiwa atau SPAJ. Peningkatan UP ini juga akan diikuti dengan penyesuaian premi. 
PRUbooster Proteksi

2. PRUboster Investasi
Keunggulan kedua dari produk terbaru Prudential yaitu Prubooster investasi yang merupakan tambahan alokasi investasi sejak premi perama kali dibayar oleh nasabah sesuai waktu yang telah ditentukan atau dibayar tepat waktu dalam masa tenggang atau grace period. 
PRUboster Investasi

3. Pilihan Asuransi Tambahan
Untuk keunggulan yang ketiga ini, Prudential memberikan dua pilihan asuransi tambahan yaitu:

PRUtotal & permanent disablement dan PRUtotal & permanent disablement syariah.
PRUtotal & permanent disablement syariah merupakan produk asuransi tambahan yang memberikan santunan kepada nasabah sesuai dengan prinsip syariah jika nasabah yang diasuransikan mengalami cacat total dan tetap akibat kecelakaan atau penyakit. Apabila Tertanggng Utama yang mengalami salah satu dari satu dari dua kondisi tertentu selama 180 hari berturut-turut (sejak awal didiagnosis oleh dokter spesialis di bidangnya), maka Tertaggung Utama tersebut akan diberikan 100% UP PRUtotal & permanent disablement (syariah).

PRUcritical hospital cover & PRUcritical hospital cover syariah
PRUcritical hospital cover syariah adalah produk asuransi tambahan yang memberikan perlindungan komprehensif atas perawatan kondisi kritis untuk setiap tahapan perawatan atas 12 kondisi kritis sesuai ketentuan polis dari sejak evaluasi medis hingga pemulihan di rumah sakit secara cashless jika memiliki produk H&S cover plus dan PPH, perlindungan kondisi kritis ini sesuai dengan tagihan dan tabel manfaan PRUciritical hospital cover(syariah) yang dapat dilakukan di seluruh dunia, disesuaikan dengan wilayah pertanggngan plan yang dipilih dengan mengunakan mata uang Rupiah.

Dari ketiga keunggulan di atas, nasabah Prudential akan memperoleh dua manfaat dasar dari PGB dan PSGB, yaitu :


1. Meninggal karena penyakit atau kecelakaan
Manfaat yang didapat adalah UPdasar+Nilai Tunai (jika ada) (termasuk saldo unit PRUBooster Investasi), lalu polis berakhir. Accident Cover booster ini juga merupakan manfaat yang akan diberikan jika memiliki UP dasar minimal Rp. 200 juta/USD 25.000 per polis. Kriteria klaim ini mengikuti ketentuan khusus polis yang maksimal UP yang dibayarkan sesuai dengan UP dasar paling akhir (jika terjadi major dan atau fasilitas PRUbooster proteksi dengan maksimal UP yang dapat dibayarkan untuk accident coover booster Rp. 2M/USD 250.000 per jiwa. Selain itu, akan ada tambahan 100% UP jika terjadi risiko meninggal akibat kecelakaan sebelum usia 70 tahun.

2. Saat Jatuh Tempo
Manfaat kedua dari PGB dan PSGB yaitu dapat mengcover pada nasabah sejak awal asuransi hingga usia 99 tahun. Selain dari itu, nasabah juga akan mendapat manfaat UP dasar + Nilai tunai (jika ada) termasuk saldo unit PRUBooster investasi apa bila mencapai usia 90 tahun.

***

Nah, setelah mengetahui beberapa hal di atas, rasanya tak perlu lagi ragu untuk mempersiapkan semuanya, toh tak ada salahnya bila kita mulai memproteksi diri sebagai antipasi dini pada setiap resiko-resiko yang mungkin dihadapi di masa depan nanti. Kuy~

Sumber foto :
-Pixabay