Kenapa Sastra Inggris?

Salah satu alasan kenapa aku jarang berkunjung ke blog tidak lain tidak bukan adalah karena disibukkan dengan tugas kuliah yang kian hari kian menumpuk bak tumpukan rindu yang menggunung, walaupun sebenarnya itu bukanlah alasan utama untuk absen dari blog, alasan yang paling utama sepertinya terlalu klise bila harus disebutkan.



Beberapa hari yang lalu aku mendapat tugas dari salah satu mata kuliah baru untuk semester 4 yaitu Pengantar Hubungan Internasional. Tugas yang diberikan tidak begitu sulit untuk dikerjakan karena hanya disuruh mencari definisi dan sejarah dari International relation, namun ada juga satu pertanyaan dari sang dosen yang merupakan pertanyaan khusus. Pertanyaan tersebut sudah sering dijawab olehku sebelum dan sesudah memperoleh status sebagai seorang mahasiswa.

"Kenapa memilih jurusan Sastra Inggris?"

Jujur saja, Sastra Inggris bukanlah pilihan utamaku, awalnya aku berkeinginan untuk melanjutkan kuliah di jurusan yang sama dengan jurusanku di SMK, yaitu Pariwisata, tetapi berhubung karena orang tuaku tidak mengizinkan anaknya untuk merantau di Negeri orang, ditambah belum tersedianya Jurusan Pariwisata di semua universitas di daerahku, alhasil aku pun harus ikhlas mengubur keinginan tersebut, sama seperti caraku mengubur perasaan cinta dan rindu terhadapmu, sia-sia bila tetap dipertahankan.  Hiks!

Setelah sekian lama merenung, berpikir, dan mempertimbangkan ini itu, aku akhirnya menjatuhkan hati pada Sastra Inggris. Hmm, lagi pula memang lebih baik jatuh hati pada Sastra daripada menjatuhkan hati kepada kamu yang tidak pernah peduli, untuk kedua kalinya. Hiks!

Sayangnya setelah mendeklarasikan pilihanku ke beberapa teman dan guru, yang aku dapati bukanlah kata-kata berupa motivasi melainkan tanggapan negatif, rupanya banyak yang meremehkan jurusan pilihanku ini, bahkan salah seorang guru pernah bercerita kepadaku tentang sepupunya yang menganggur setelah lulus dari Sastra Inggris, beliau juga menyarankan untuk memilih jurusan lain yang prospek kerjanya lebih luas dan tidak diragukan masyarakat umum. Miris, but I appreciated it! Untung saja aku sudah sangat yakin dengan pilihanku dan mensugesti diri agar tidak terpengaruh pada komentar maupun tanggapan negatif tersebut, sehingga saat ini hubunganku dengan Sastra pun semakin intens. Nah, berikut ini merupakan alasan yang melatarbelakangi keputusanku dalam memilih jurusan Sastra Inggris : 

1. Senang mempelajari Bahasa, terutama Bahasa Inggris. 

Aku adalah salah satu dari sekian banyak orang tertarik mempelajari beberapa bahasa asing dan pernah bermimpi menjadi seorang Polygot, menjadi pandamping hidup kamu juga boleh. Ah sudahlah. Namun, karena mempelajari banyak bahasa asing tidaklah semudah memalingkan wajah dari sang mantan saat bertemu di jalan, aku pun akhirnya memilih untuk fokus pada satu bahasa asing saja, yaitu bahasa yang paling banyak digunakan hampir di seluruh penjuru dunia, Bahasa Inggris.

Bagi yang berminat mempelajari Bahasa Inggris lebih mendalam, jurusan yang satu ini merupakan pilihan yang tepat.  Sastra Inggris tidak hanya mempelajari grammar, tenses, dan vocabulary  seperti yang dipelajari di tempat kursus, tetapi juga akan mempelajari bahasa inggris secara intensif dan lebih mendalam (Konsentrasi Linguistik) mulai dari seluk beluk bahasa inggris, sejarah perkembangan bahasa inggris, pembentukan kata dalam bahasa inggris (Morphology), pembentukan suara dari kata-kata berbahasa Inggris (Phonology & Phonetic), Syntax, Semantics, dll    Sejauh ini aku sangat menikmati setiap mata kuliah yang berhubungan dengan linguistic karena pasti akan selalu ada materi yang secara tidak langsung membuatku menganga dan terpukau.  Ada pula beberapa mata kuliah dasar seperti English Structure, English Reading, English Writing, dan English Speaking yang akan membuat skill dalam berbahasa inggris semakin ter-asah. Pokoknya Mahasiswa Sastra Inggris setiap harinya akan disuap dengan segala hal yang berbau Inggris, bukan disuap dengan  janji manismu, omong kosong!

2. Ketertarikan Pada Dunia Sastra

"Sastra adalah karya tulis yang apabila dibandingkan dengan tulisan lain, memiliki ciri-ciri keunggulan, seperti keaslian, keartistikan, keindahan dalam isi dan ungkapannya" (KBBI : 2008). Bentuk Karya Sastra yang dimaksud adalah novel, puisi, prosa, drama, cerpen, dll.       Dilihat dari pengertian dan bentuk karya sastra itu sendiri; aku menyimpulkan bahwa aku memang memiliki ketertarikan terhadap sastra, dikarenakan membaca karya tulis seperti cerpen, puisi, dan lainnya merupakan hobiku sejak dulu.

Setelah melalui beberapa semester sebagai seorang Mahasiswa Sastra Inggris dan membaca beberapa karya sastra, aku merasa cara berpikirku semakin berkembang dan terbuka, Aamiin. Saat membaca sebuah karya sastra aku berusaha untuk tidak hanya sekedar membaca dan mengetahui bagaimana alur, latar, serta lesson yang terdapat didalamnnya tetapi juga mencoba memahami makna serta maksud yang ada dibalik karya sastra tersebut. Aku dibuat takjub dan kagum oleh para Sastrawan yang bisa mengemas kritik, isu, serta permasalahan sosial dalam bentuk karya sastra dengan plot dan kalimat yang menarik. Isn't briliant? Huh.     Mahasiswa Sastra Inggris dituntut untuk bisa menganalisis karya sastra, khususnya sastra klasik yang berbahasa inggris dari berbagai sudut pandang dengan menggunakan teori-teori seperti filsafat, psikologi, sosiologi, feminisme, marxisme, dan masih banyak teori lainnya.    Intinya, menjadi seorang mahasiswa Sastra Inggris berarti harus membiasakan diri membaca novel, puisi, dll, bukannya membaca chat history dari mantan berulang kali. Paham? Hahah.

Selain itu, dengan membiasakan diri membaca karya sastra klasik maupun modern membuatku semakin termotivasi dan terinspirasi untuk mengasah kemampuan di bidang tulis menulis dengan harapan bisa menjadi seorang penulis yang mampu menciptakan karya sastra yang menarik dan memiliki nilai estetika sendiri di kalangan pembaca, Aamiin.

****

Hmm, itulah dua alasan mengenai jurusan yang aku pilih, sebenarnya masih banyak hal tentang Sastra Inggris yang ingin 'ku tulis disini, tapi berhubung karena aku belum sampai pada semester yang lebih tinggi dari semester sekarang (semester 4), aku belum berani mengungkapnya lebih lanjut.

Mengenai prospek kerja untuk lulusan sastra inggris sebenarnya sangatlah beragam, walaupun aku sendiri belum sampai pada tahap itu tapi aku yakin bahwa jurusanku ini memang memiliki prospek kerja yang sangat luas. Lulusan sastra inggris bisa mengambil profesi sebagai seorang guru bahasa inggris, translator atau interpreter, jurnalis, dosen, penulis, diplomat, tour guide, dan lain-lain. Jadi, kesimpulannya; bukan prospek kerja jurusan yang pantas diragukan melainkan berapa besar usaha setiap lulusan sastra inggris itu sendiri dalam mendapatkan pekerjaan. Iya gak sih? Eh. 

Setiap jurusan memiliki keunggulan dan kelemahannya masing-masing, setiap pilihan juga memiliki keutungan dan resikonya, jadi jangan menganggap remeh pilihan seseorang. Aih. Sejujurnya niatku menulis ini hanyalah untuk curhat tentang kuliah tapi ternyata malah terkesan seperti sedang promosi jurusan. Yasudahlah, semoga  postinganku tentang Sastra Inggris berguna dan bisa menjadi pertimbangan bagi para calon mahasiswa yang masih bingung menentukan jurusan. Maaf kalau ada sedikit curhatan terselubung didalamnya. Hahaha.

Thank you

89 comments:

  1. Wuuuih sastra inggris O(∩_∩)O beruntungnya hheheh
    Aku aja belajar bahasa inggris mesti harus ambil les diluar bertahun-tahun

    Kamu beruntung sambil kuliah (karena emang jurusannya) disisi lain bisa mendalami budayanya juga
    Teteep semangaaat yaah Dek (=^ω^=)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah makasih :3
      Wah, kita sama-sama belajar. Tetep semangat belajar bahasa inggrisnya Kak. Hehe \:D/

      Delete
  2. Wih keren
    Berarti jago nih bahasa inggrisnya
    Oh ya sastra inggris sama pendidikan bahasa inggris itu sama engga sih?
    Kan sama2 ada bahasa inggrisnya
    Mohon jelaskan suhu
    Klo abang ya paling benci sama bahasa inggris tapi ini engga berarti abang benci kamu loh neng
    Beneran deh
    Kalo sastra matematika, sastra fisika, sastra kimia ada juga engga sih?

    ReplyDelete
    Replies
    1. sastra matematika, sastra fisika, sastra kimia ada kok bang, cuman nggak bisa sembarang orang yang masuk ke jurusan itu. Karena jurusan itu cuma khusus untuk bang Niki seorang, khusus Untuk bang Niki seorang, Untuk Bang Niki Seorang, Bang Niki Seorang, Niki Seorang, SEORANG.......... -_-

      Delete
    2. ada nik sastra matematika, fisika, kimia.
      tek perhatiin kau itu kayak tokoh coklat di blogmu lho nik, apa emang coklat itu aslinya kau ya nik? kalo kek gini bisa sableng.

      Delete
    3. Wah berarti bener2 ada sastra mtk, fisika, kimia
      Kereeen itu adanya cuma buat gw wooooow
      Bukan di, itu tokoh fiksi
      Masa gw disamain kayak coklat

      Delete
    4. Niki : Aku sih gak tau banyak tentang jurusan Pendidikan Bahasa Inggris ya, tapi menurut informasi yang aku dapat, pendidikan bahasa inggris diperuntukan bagi yang ingin menjadi guru, prodi ini selain belajar bahasa inggris, tentunya juga banyak belajar tentang ilmu-ilmu keguruan, berhubungan dengan teknik dan sistem pendidikan, sedangkan Di sastra inggris kita lebih fokus belajar tentang sastra itu sendiri (sastrawan karya sasra, teori sastra, sejarah sastra,dll), di Sastra inggris juga kita belajar bahasa inggrisnya lebih mendalami, gitu.

      Hahah, dulu aku juga benci sama bahasa inggris *curhat :v

      Gak tau, bang nik. Gak ada hitungan dalam sastra. Bener tuh kata sih Izhar, Sastra Matematika cuma khusus untuk bang Niki seorang, bang niki seorang, SEORANG. Hahahahah.

      Iya, mas Adi. Kayaknya tokoh fiksi si coklat itu mirip ya sama Niki ya. wkwkwk

      Delete
  3. Emang kalau udah lulus biasanya kerjanya dimana, sih? Guru?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Udah aku bahas di postingan :3
      Bisa jadi guru juga, tapi kalau memang mau jadi guru, lebih bagus langsung ke jurusan pendidikan bahasa inggris(:

      Delete
  4. jurusan yang keren banget,haha~
    "bahasa inggris kan termasuk bahasa internasional, kemana pun kita, dengan menguasai bahasa inggris saja setidaknya udah mempermudah komunikasi, dan juga berbagai macam teknologi kan aplikasinya kebanyakan bahasa inggris" kate cik gu saye disekolah wkwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahah Alhamdulillah kalo kweren.~
      Iya, bener tuh kata guru kamu, bahasa inggris itu penting karena bahasa y digunakan hampir di seluruh penjuru dunia, jadi mempermudah komunikasi kita sama orang-orang luar/secara internasional. Hehe :D

      Delete
  5. sastra inggris gue kira dulunya bakaln jadi sastrawan, melajarin poem, terus sastra lainnya tapi menggunakan inggris.
    wkwkwkw...

    ternyata selama ini.... gue salah sangka ._.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa jadi Sastrawan juga kok, asa ada kemauan. Di sastra inggris juga belajar tentang poem, kan poem termasuk kategori karya sastra juga :D

      Engga salah. Hahah

      Delete
  6. hai mb novi :) salam kenal dulu dong mb :D hmm temen sya juga ada yang jurusan sastra bahasa ingris cuman ada pendidikannya jadi nama jurusannya Pendidikan Sastra Bahasa Inggris maksudnya gimanatuh ? apa beda dengan sastra bahasa inggris ? wih sekarang dia kalau ngomong english ane cuman bisa nganga doang liatnya, eh bukan di liat sih tapi di denger.

    eh betewe ane peduli kok sama mb, saya juga nggak pernah janji janji manis kok mba
    apalagi tadi saya habis makan pare sekebun bareng bang Niki. yang suka janji manis itu cuman beberapa wakil raktyat mb yang katanya mau memperjuangkan hak rakyat kecil, lebih kecil, lebih dari, jika dan hanya jika, dan kurang dari. ini ngapa jadi ngebahas Logika matematika.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin kalo pendidikan bahasa inggris, setelah lulus jadi guru (mungkin)?

      Gak tau juga nih, gimana nih kak noviyana?

      Delete
    2. Hai, Izhar. Salam kenal :D
      Waduh aku baru denger juga sih tentang jurusan Pendidikan Sastra Bahasa Inggris, temen kamu di universitas mana? Kalo perbedaan antara pendidikan bahasa inggris sama sastra inggris udah aku sampein di komentarnya Niki tapi kalo tentang 'Pendidikan Sastra Bahasa Inggris' belum tau juga ya, Zhar :3

      Hahah, kalau gitu harus belajar dari dia, biar gak menganga pas denger dia ngomong :p

      Hahahah, ya Allah. ternyata Izhar satu spesies sama bang Niki. Eh becanda. Itu mah bukan logika matematika tapi ngebahas politik (?), Hiks :'v

      Delete
    3. Iya, kalo pendidikan bahasa inggris emang diperuntukan bagi ingin jadi guru. Hahah.

      Delete
  7. Wah nemu juga nih postingan, gue juga mau nargetin masuk Sastra Inggris selepas SMA nanti. Yaa sama dengan mu kak, suka dengan bahasa inggris, suka baca novel, walau belum pernah baca novel berbahasa inggris sih. Insyallah deh 3 tahun lagi...

    Sambil kuliah, kita juga bisa memperdalam kemampuan bahasa inggris kita :3

    Prospek kerja? Seluruh jurusan itu sudah diatur prospek kerjanya, tinggal kita aja yang usaha kuat. Mangaaat kak kuliahnya ehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wih asik, calon mahasiswa sastra inggris nih \:D/
      Aku juga belum banyak baca novel berbahasa inggris, susah dapetinnya disini. Aamiin

      Yap, sambil menyelam minum air. Yang pasti secara gak langsung kita juga akan belajar tentang budayanya.

      Betul. Makasih. Semangatttt.

      Delete
  8. Wih anak sastra enggrish.
    Tapi, semenjak punya cita-cita pengen jadi prosais, keasyikan membaca saya jadi berkurang, karena ya itu, membaca buat menganalisis, kalau dulu-dulu baca ya buat senang-senang. Eh, malah curhat.
    Sukses aja kak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahah, iyasih sekarang tugas dari kampus kebanyakan juga disuruh membaca menganalisis gitu. Gapapa curhat aja. Hahah
      Thank you, sukses juga buat kamu(:

      Delete
  9. Iya sih.. Semuanya juga harus pake usaha.. Dan bener ngt kalo bukan prospek kerja jurusan yang pantas diragukan melainkan berapa besar usaha setiap lulusan sastra inggris itu sendiri dalam mendapatkan pekerjaan, semangaaat.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Usaha dan doa(:
      Yep, yang diragukan itu usaha tiap individunya, kalo kita berusaha dan berdoa, sudah pasti akan ada peluang dan kesempatan. Semangatt (:

      Delete
  10. wih anak sastra inggris ya ternyata ... kayaknya aku juga pengen kuliah jurusan itu

    ReplyDelete
  11. prospek kerja, iya nov kek gitu.
    wuiih keren juga, mmm ternyata kamu anak sastra inggris toh.
    kalo kamu suka sama bahasa inggris, aku mah kebailkanya.

    kok temen sama gurumu malah tanggapanya negatif, harusnya mah ngedukung beri motivasi. alhamdulillah ya kamu gak berpaling.. semangat n sukses.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe iya, mas Adi. Aku juga dulu gak suka sama bahasa inggris tapi semenjak ada kejadian yang gak disangka-sangka, aku langsung suka sama bahasa yang satu itu.

      Ya begitulah, ada yang mendukung ada juga yang sebaliknya. Semangat dan sukses juga buat mas Adi. \:D/

      Delete
  12. Wuuaahh anak sastra englis. Kereen. Entah kenapa aku selalu salut dengan cewe yg jago bahasa inggris. Cantik dan cerdasnya dapet.

    Bhahahaa, iya aku maafin kok karena ada curhat terselubungnya. Hiks.
    Membaca chat history dr mantan Wkakaka :'D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aih, makasih lan, aku gak dapet cantik dan cerdasnya, aku dapet ilmu bahasa inggrisnya aja xD

      wkwkw, kalau galau ya gitu, curhat baper xD

      Delete
  13. Aku gak suka-suka banget sih sama bahasa Inggris, tapi dilain sisi ada keinginang untuk bisa belajar bahasa Inggris.

    Kalau prospek kerja, semua jurusan kayaknya ada prospek kerjanya masing-masing deh. Kalau lulusan Sastra Inggris terus dia nganggur ya bisa aja dia males.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha dimana ada keinginan pasti ada jalan, hapus rasa 'engga' sukanya, tumbuhkan niat 'belajar'nya, pasti bisa :D

      Bener, itu karna males aja(:

      Delete
  14. Nov, kamu lagi galau? Ini postingan soal jurusan tapi ada nyerempet ke cinta-cintaan juga. Puk puk Noviyana kalau memang galau :')

    Keren, Nov. Jurusan Sastra entah kenapa selalu menarik perhatianku. Apalagi Sastra Inggris. Adekku juga pernah digituin, disaranin ngambil jurusan lain aja pas dia keukeh mau ambil jurusan Pendidikan Bahasa Inggris. Tapi akhirnya dia tetap ambil jurusan itu juga.

    Kalau kuliah di jurusan yang kita inginkan, bikin kita excited dan nyenengin ya, Nov. Bikin kamu menganga dan terpukau, dan makin semangat belajar. Daripada kuliah di jurusan yang nggak diinginkan, bawaannya pasti males. Huhu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahah galau dikit aja kok cha :')

      Iya cha, heran sama orang-orang yang bukannya mendukung tapi malah ngancurin harapan orang, liat positifnya aja; itu tanda kepedulian mereka hahah. Alhamdulillah kalo adik kamu tetep konsisten sama pilihannya \:D/

      Iya, untungnya jurusan ini sesuai sama passion aku jadi excited tiap masuk kampus :D

      Delete
  15. sastra indonesia aja udah menarik, apalagi jurusanmu ini, sastra inggris. manteplah, nov \m/

    nah, prospek kerja yang beragam, gue kira yang paling keren bisa jadi penerkemah, gue paling kagum sama orang yang punya profesi sebagai penerjemah. keren lah, semoga kamu gitu. tapi kalau mau gitu, jangan banyakin baca chat history mantan :v

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahah. Alhamdulillah, dua-duanya sama-sama menarik \m/

      Iya, menurut aku juga gitu; jadi translator/interpreter tuh keren. Aamiin, makasih. Hahah gak kok, chat-history dari mantan udah di delete, jadi gak bisa di baca lagi :v

      Delete
  16. Cwek sastra slalu mmpunyai aura feminim plus romantis apalagi bhs inggris, pikiran nya skala globalisasi deh.

    Oiya, mhasiswa bhs inggris itu krennya klo sya liat jdi gate bule, kren bnget beuh. Gmana nov, stuju ga? Hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wih semoga aja bener kayak gitu ya. Hahah. Makasih, aku cewek sastra. Bhaks xD

      Yap, kebanyakan mahasiswa bahasa inggris sering jadi tour guide, untuk kerja part-time gitu sambil kuliah(:

      Setuju setuju aja sih, Rey. Makasih \:D/

      Delete
  17. Waduy setiap paragraf selalu mengandung baper yang terselubung yak ??
    Gue sempet ngira kalo sastra Inggris ini kita disuruh bikin puisi, drama, dll dalam bentuk bahasa Inggris.
    E ternyata ada sejarah2nya, linguistik, dan apalah itu ..
    Hmmmm kompleks banget ternyata !!

    Ciee anak sastra !! :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha iya, baper dikit aja, Azk xD
      Jarang disuruh bikin puisi, drama, dll, lebih sering di suruh membaca dan menganalisis karya sastra kayak puisi dan drama dalam bentuk bahasa inggris.

      Iya, ada linguistik dan belajar sejarah bahasa, sastra juga budaya inggris :D

      Ahay~

      Delete
  18. Rejeki kan masing-masing.
    mending fokus aja sama passion dan apa yang kita inginkan. Insyaallah, rejeki dateng nya mah gak akan salah. :D

    btw, ini postingan banyak selingan bapernya yaa :')

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bener, rejeki udah ada yang ngatur(:

      Hahah, dikit aja kok gak banyak:3

      Delete
  19. Wah, wah, wah. , artikelnya inspiratif banget . Saya setuju dengan keputusan yang mba ambil, walaupun ini adalah kemauan dari ortu mba, tapi sama sekali tidak merasa terbebankan, mbak-nya malah lebih serius belajar lebih dalam dengan bidang yang mba jalanin sekarang. Saya juga setuju, bahwa hidup ini bukan tentang "apa kata orang", tetapi bagaimana usaha kita?, saya yakin mba "Hasil tidak akan medustai perjuangan". Terus semangat mba :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah wah aku juga setuju tentang itu(:
      Aamiin, makasih. Semangat terus juga buat kamu \:D/

      Delete
  20. Kalo udah jago bahasa inggris mah gak perlu bingung lagi mau kerja apaan. Semua pasti keren dan bergensi. Ya kecuali kalo kamu milih jaga rental PS. Sayang2 banget. -_-

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Aamiin, semoga aja ya.
      Hahah yang penting halal '_'

      Delete
  21. Bisa berbahasa Inggris lancar itu masih agak jarang di Indonesia, gue yakin lu mah begitu lulus bisa dapet kerja, Nov. Bahasa Inggris itu sebuah modal menurut gue. Lagian, gue jurusan Manajemen (yang kata orang-orang prospek kerjanya bagus) nih, tapi banyak juga Sarjana Ekonomi yang masih nganggur.

    Intinya jurusan nggak terlalu berpengaruh sama kerjaan. Yang paling ngaruh itu semangat dan passion. Halah. :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo sekarang yang lancar berbahasa inggris di Indonesia udah mulai banyak kok. Insha'Allah, Aamiin, makasih. Wih iya, prospek kerjanya bagus, tinggal usaha biar pas lulus nanti bisa langsung kerja dan gak nganggur:3

      Bener, semangat \:D/

      Delete
  22. Ajarin aku bahasa inggris dong wahai anak bahasa inggris wkwkwk :D

    Aku dulu juga ditanya masalah kuliah, tapi bukan pertanyaan 'kenapa sih masuk teknik sipil' pertanyaannya malah sebaliknya kayak 'kamu kenapa nggak masuk di sastra aja?' wkwkwk kan kampret wkwkk soalnya aku di teknik sipil ini terkesan agak males-malesan. Di semester awal aja semangat soalnya dulu aku mikirnya pas sama jurusan waktu SMK, tapi setlah berjalan, kok begini banget. Dulu lebih pengen ke Geodesi sih sebenernya -_-

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku juga masih belajar wahai Febri Dwi, belajar sama-sama aja, saling share hahah:3

      Waktu SMK, kamu jurusan TKJ/Multimedia yak? eh. Nikmatin aja jurusan yang sekarang, mungkin gak sesuai passion tapi siapa tau rejekinya ada disitu. heheh~

      Delete
    2. Nggapapaaa, kamu belajar sambil ngajarin aku ajaaa :p wkwkwk

      Aku SMKnya itu dulu di Survey dan Pemetaan wkwkw :D Iyaa, ini udah dinikmatin juga kok :')

      Delete
    3. Bhaks, okelah kalau begitu :v

      Oh hahah kirain TKJ atau sejenisnya:3 Alhamdulillah ya~

      Delete
  23. paten banget dong ih...sastra inggris mah, kan kelak bisa cac cis cus pake bahasa inggris dicampur pake bahsa sunda...keren pisan tah

    ReplyDelete
    Replies
    1. mang lembu tah nu pinter bahasa ingrisnamah xexexex

      Delete
    2. Hahah, iya, Mas. Bisa cas cis cus sama bule pake Bahasa Inggris campur bahasa Sunda dll, tapi aku gak bisa bahasa Sunda. Hiks.

      Hatur nuhun \:D/

      Delete
  24. Lagian juga kagak ada hubungannya nganggur sama sastra ingris,, wah kalau akumah malah iri, bisa ambil sastra ingris itu bagus banget, apapun jurusannya yang penting belajarna yang rajin... xexexexxe+

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, nganggur kan harusnya disangkut pautin sama manusianya yak bukan jurusan, eh (?)

      Heheh iya, ekekek.

      Delete
  25. Wah mantap, gue boleh privat ngak sama situ Hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih, mending belajar sama-sama aja yok. wkwk(?)

      Delete
  26. Iya bener banget daripada masuk jurusan bahasa inggris mending jurusan bahasa Jepang lebih besar peluang kerja'a.
    Apalagi kalo harus kerja di Jepang. Impian banget.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahah Chiisana xD
      Bener, Peluang untuk kerja di jepang besar banget kalo kita bisa bahasa inggris :"

      Delete
    2. Gak harus bisa baha Jepang pasif kok mau kerja di Jepang. yang penting tahu dasar-dasar'a.
      Sodara aku kerja di Jepang, training'a 1 tahun buat belajar bahasa Jepang'a

      Delete
    3. Wih, tapi kalo bisa lancar berarti peluangnya makin besar dong. Hebat :D

      Delete
  27. sastra inggris ya... iya sih, belajar bahasa itu cukup menantang. pariwisata sama sastra inggris sama-sama pake bahasa inggris juga kan. nanti saya kuliah juga berhubungan sama bahasa inggris mbak, hubungan internasional. di kampus saya nanti itu jurusan satu fakultas sama sastra :")

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyap, belajar bahasa itu emang menatang & seru. Iya, dua-duanya sama-sama pake bahasa inggris. Waaahh iya, jurusan HI emang harus bisa bahasa inggris tuh, keren, belajar budaya sama politik juga. Oh gitu, kirain ada di bawah fakultas Ilmu Sosial dan Politik :'D

      Delete
  28. Nov, aku juga awalnya selalu bercita-cita utk ngambil jurusan b.inggris entah itu sastranya atau pendidikan gurunya. Ah tapi sayang bgt aku malah keluar jalur krn wkt SMKnya aku ambil SMK farmasi pffft. Lillahita'ala aja vi semoga nanti dipermudah dapat kerjaannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hemm, kadang memang gitu yak, apa yang kita pengen gak selalu tercapai. Tapi semoga pilihan kamu yang sekarang ini adalah pilihan terbaik. Yang jelas selalu ada hikmah dibalik semua kejadian. Tssah, muehehe :'D
      Aamiin

      Delete
  29. Bagus deh, kalau pilihannmu udah tegas.
    Kalau awalnya karena pengin pariwisata karena nggak di dukung orang tua, dan milih sastra inggris karena nggak di dukung teman dan guru, nggak masalah nov. Lagin, yang kuliah dan nantinya kerja itu kamu, bukan teman ataupun guru kamu yang takdirnya memang berbeda. Apalagi dengan niat yang tinggi, pasti berhasil kok. Amin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe, Alhamdulillah:')
      Iya, takdir tiap orang berbeda. Aamiin. Makasih \:D/

      Delete
  30. Salut deh yang punya pendirian tetap. Aku kalo masalah jurusan kemarin disaranin sama kakak.

    Iya, masalah pengangguran itu bukannya karena jurusan tapi orangnya. Memilih jurusan apapun juga tergantung orangnya soalnya kan setiap orang punya keahlian dan keinginan yang berbeda. Masalah rizki juga udah ada yang ngatur. Kita mah sebagai manusia cuma bisa berusaha :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah masih bisa konsisten hehe. Wah tapi jurusannya cocok kan sama kamu, Rum? :D

      Bener tuh, semua tergantung tiap individu masing-masing, rejeki udah ada yang ngatur :')

      Delete
  31. ahaha mirip lah ma aku, maunya masuk jurusan apa akhirnya masuk jurusan lain..
    tp apapun itu, yang sudah terjadi ya disyukuri aja.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe iya, apapun itu, kalau sudah terjadi ya disyukuri & di nikmati aja ya mbak :D

      Delete
  32. Waaaaaaah belajar sastra inggris juga yah...
    Gue juga. Boleh dong kapan-kapan nanya-nanya kalo ada yang mau ditanyain :D
    boleh yak... yak yak yak....

    ReplyDelete
  33. Waaah, sastra Inggris!!! Tahun depan juga aku mau masuk sastra kak, tapi sastra Jepang. Doain yaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya nihhh!! Hehehe :D
      Wih kereeeennn, iya aku doain. Good luck ya, dek \:D/

      Delete
  34. hai... sama nih aku juga diremehin orang lho gara2 ambil matematika *tanteku sndiri malahan hahah*, tapi ternyata aku bisa buktiin kok ke dia terutama kalo matematika juga bs sukses dan punya pencapaian lebih sampai pas aku komen disini nih haha

    besides, learning languages is the most relaxing thing to do, asal nggak ditambah sama tugas baca novel tebel seminggu dan dikasi ringkasannya hahaha

    semangattttt!!! nggak ada yang nggak manfaat kok kalo belajar yuhuuu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Uiihh, matematika kok diremehin. Aku aja engga bisa kalo soal hitung-hitungan. Alhamdulillah, yang tahu dan siap nerima resikonya kan kita, percaya sama diri kalau kita bisa, dan sukses itu ada ditangan kita bukan di bibir orang lain :D

      Baca Novel justru jadi salah satu hal yang bikin belajar bahasa itu engga ngebosenin bin susah :')

      Semangat jugaaaa \:D/

      Delete
  35. Barusan tadi siang presentasi linguistik, baca postingannya novi disini keinget lagi dengan teman-temannya, morphology, syntax, oh well.

    Biasanya orang lain meremehkan jurusan pilihan seseorang itu karena ketidaktahuannya dan contoh lulusan yang ia tahu hanya yang gagal aja. Buktiin ke mereka nov, kalo lo bisa dapet profesi yang bagus kelak, amin. :)

    Blognya udah gue follow ya nov, ditunggu follow backnya. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wih. Sastra Inggris juga ya?

      Bener, mereka meremehkan karena belum tahu banyak tentang jurusan kita. Insha'Allah, Aamiin. Makasih ya \:D/

      Hahaha okee okee:))

      Delete
  36. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  37. First time to visit hereee dan aku syukaa:)) Lucu juga bacanya ada banyak kalimat galau nan puitis yang entah sengaja atau gak sengaja terselip disana hahaha�� Noviii nomor wa mu yang mana��

    ReplyDelete
    Replies
    1. Uwuwuw ada Desita, maacih heheh. Itu mah ada yang sengaja ada yang engga xD

      Yang kemaren, Des. Aku belum ganti nomer kok~

      Delete