Realita (dan) Dunia Maya


Saat ini kita sedang berada pada zaman yang dikuasai oleh Teknologi, bahkan Teknologi itu sendiri telah mampu menciptakan dunia baru yang menawarkan banyak hal secara instan, sebut saja namanya Cyber world  atau lebih populer dengan sebutan Internet. Aku mengakui bahwa Cyber world memang menawarkan kesenangan dan kenyamanan yang [mungkin] tak dapat ditemukan di kehidupan nyata sehingga tidak heran apabila banyak orang cenderung menghabiskan waktu mereka di depan laptop, gadget dll hanya untuk menjelajah dunia baru tersebut, akibatnya beberapa di antara mereka secara tidak sadar telah menjauhkan diri dari society yang ada dalam realita kehidupan.

Jika ada yang bertanya, bentuk kesenangan dan kenyamanan seperti apa yang ditawarkan oleh dunia maya? Jawabannya tentu saja adalah kesenangan dan kenyamanan yang berupa kebebasan dalam mengekspresikan perasaan, meluapkan isi pikiran, mengakses informasi dan intimasi antar cyber society

Dunia maya atau lebih tepatnya dikenal masyarakat dengan sebutan internet dan sosial media ini merupakan sebuah dunia yang memberikan banyak peluang bagi penggunanya, mulai dari peluang untuk mendapatkan kepopuleran, pekerjaan atau karir, uang, cinta dan ‘masalah’. Loh, kok ‘masalah’ sih? Ya jelas, sosial media pun dapat menjadi sumber masalah dikarenakan kebebasan yang ditawarkan membuat sebagian orang tidak tanggung-tanggung menyebarkan kemarahan, kekesalan, iri dan dengki, akibatnya terjadi kesalahpahaman antar sesama pengguna hingga timbul aksi saling sindir-menyindir, meledek, menghina, dan lain sebagainya; virtual war. Alhasil dunia virtual pun  menjadi bias batasnya dengan realita. Kode, sarkasme, benci,  rasa cinta dan bibit iri, semuanya dapat disebarkan melalui pelbagai media ini. Lantas, sebagai orang yang aware dengan persoalan ini, apakah aku berhak untuk menjudge  mereka yang gila-gilaan memperbaharui semua hal setiap hari di dunia maya? Tentu saja tidak, sebab pada kenyataannya, aku pun melakukan kecendurungan yang sama dengan orang-orang pada umumnya.

Aku  memahami bahwa bagi setiap orang yang menjadikan media sosial sebagai poros kehidupannya memang sulit untuk tidak mengekspresikan diri melalui media terkait, hanya saja setiap orang harus lebih bisa mengendalikan diri agar tidak terlalu berlebihan dalam menyebarkan segala hal di dunia maya. Aku sendiri sedang berusaha untuk menahan dan mengendalikan diri dari virus sosial media yang sudah membelenggu dan menggerogoti keseharianku. Ambisi untuk dilihat orang dan mendapatkan apresiasi lebih makin menjadi-jadi dengan akses sebatas jari saja, oleh karena itulah ada baiknya melakukan filter terlebih dahulu sebelum menyebar-luaskan  sesuatu ke dunia virtual. It ain't difficult to think first before you start to share something on social media anyway. Selain itu pula sebagai pengguna media sosial sudah seharusnya kita belajar untuk bisa bijak dalam menanggapi segala sesuatu yang tersebar di internet, bijak dalam artian tidak gampang terpancing emosi. Bukankah ada baiknya segala sesuatu dipikirkan dengan kepala dingin? Pahamilah bahwa di zaman gadget saat ini, tindak-tanduk kita di dunia maya pun dapat mengobrak-abrik semuanya.

Di samping itu, seperti yang sudah kukatakan sebelumnya bahwa dunia maya merupakan dunia dengan sejuta kebebasan dalam mengekspresikan perasaan, isi pikiran, mengakses informasi dll yang tentu saja hal tersebut merupakan sebuah wadah untuk menampung minat, bakat dan hobi seseorang. Bukankah hal ini sangat menjanjikan bagi pengguna internet? 

Suka bernyanyi dan bisa memainkan alat musik? Ada Youtube dan Soundcloud yang akan menampungnya. Hobi mengabadikan tempat dan momen-momen indah bersama yang terkasih? Ada Instagram yang siap menunggu unggahan hasil potretmu. Mendadak puitis karena ditinggal pacar pergi jauh? Ada banyak tempat yang siap menampung keluh kesah semacam diary virtual (blog) yang bisa dituang dalam bentuk tulisan pendek, puisi, bahkan draft novel. Siapa tahu bisa jadi penulis kan? 

Apabila keberuntungan memang ditakdirkan bersama orang-orang yang sering menuangkan bakat, hobi dan minat dalam media sosial dengan cara yang bijak maka bisa saja ‘kepopuleran´ akan berada dalam genggamannya. Virtual world can make your dream come true, isn't it? 

Oh iya, satu hal yang sering terjadi pada masyarakat yang sudah kecanduan pada dunia maya yang satu ini adalah mereka sering melupa bahwa dalam hingar-bingar kehidupan dunia maya ternyata ada penyakit bernama Insomnia. Orang-orang sering mengeluh tentang ‘insomnia’ di dunia maya padahal sebenarnya dunia mayalah yang menjadi penyebab utamanya, benar kan? Hemm kalau sudah begitu kita sendiri harus bisa mengendalikan diri, bukannya dikendalikan. Ingatlah bahwa dunia maya masih tetap bisa di genggam esok harinya, jaga kesehatan, jangan begadang ya, xoxo.

***

93 comments:

  1. Karena sesungguhnya prinsip teknologi itu adalah menjauhkan yang dekat dan mendekatkan yang jauh.

    Dunia maya juga bak pisau bermata dua, dilain sisi kita dibikin nyaman dan terhibur disisi lain juga mengakibatkan candu..
    Terimakasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bener, bahkan Teknologi secara tidak langsung telah mempersempit batas ruang dan waktu antar manusia. Sekarang tinggal bagaiamana cara kita memanfaatkan teknologi itu sendiri. Hahah

      Delete
  2. ini pasti gara2 si maya
    coba kalo dy engga buat dunianya sendiri


    ReplyDelete
    Replies
    1. Maya berhak menciptakan dunia-nya sendiri, begitupun kita. Wkkwk ~

      Delete
  3. lama kelamaan dunia ini emang berasa jadi dua.
    dan di setiap sisinya setiap manusia butuh pengakuan dari masyarakat keduanya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dunia sebenernya emang udah tua kan ya?:))
      Ya! Manusia pada dasarnya memang butuh pengakuan atas jati dirinya. Masyarakat kedua, maksudnya di dunia yang sesungguhnya ya?

      Delete
  4. Replies
    1. Iya, itu salah satu faktor manusia jadi kecanduan sama Teknologi. Hahah

      Delete
  5. gue setuju sama yang ini! "setiap orang harus lebih bisa mengendalikan diri agar tidak terlalu berlebihan dal melakukan segala hal didunia maya"

    tapi teknologi yang terus terperbaharui ini juga bikin serbasalah, dilain sisi kita pasti butuh buat komunikasi jarak jauh yang lebih praktis, sisi satunya kadang kita terlalu asik sama dunia baru itu sehingga kontak sosial didunia nyata makin kurang. Serbasalah kan.

    ini gue komen nyambung engga ya, duh :3

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yeay. Teknologi sudah pasti akan terus diperbaharui dan berkembang seiring berjalannya waktu dan karna itulah manusia perlu memperbaharui kontak sosial di dunia nyata biar bisa seimbang sama dunia maya O.o

      Eh gue kok gak nyambung juga yak? Hahaha:3

      Delete
  6. Ini yang kamu ada bilang di komen blognya Farih Ikmaliyani ya, Nov?Yuhuuuu. Akhirnya ditulis juga. :D

    Aku setujuuuuu. Apalagi yang memberikan penggunanya kegunaan. Memudahkan penggunanya untuk mengekpresikan rasa, minat, hobi, bakat, talenta ya, Nov.

    Bahahaha. Aku cengar-cengir yang soal insomnia itu, Nov. Iya ya, jangan begadang. Masih ada hari esok kalau mau bersosial media lagi. Jangan korbanin kesehatan cuma demi kepopuleran di dunia maya. Mantap, Nov. Sering-sering aja beropini kayak gini. Bisa ngebuka pikiran orang-orang kayak aku. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe iya Cha, akhirnya di tulis juga. Yeay, gunain Teknologi untuk hal-hal positif :D

      Bukan demi kepopuleran sih, tapi kadang kan kita suka lupa waktu aja kalo udah internetan, jadinya malah begadang, heheu xD

      Alhamdulillah kalau opini ini bisa buka pikiran orang. Makasih, Cha \:D/

      Delete
  7. Yaps, kita juga harus selektif dalam memanfaatkan teknologi. Boleh sih kita pandai mengendalikan teknologi, tapi jangan sampai kita yang dikendalikan. Hingga berlarut di kehidupan dunia maya, malah jadi generasi yang malas nanti.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, jangan sampai kita yang dikendalikan oleh Teknologi. Bener, semua yang serba instan bisa bikin orang jadi males. Hemm .-.

      Delete
  8. aduuhh aku mau koment tapi semuanya udah di sampaikan sama yang lain.
    aku setuju nih sama tulisanmu nov, jadi senyam senyum gimana gitu, aku juga kadang masih gitu. hehee..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha, tapi masih tetep ngomment, makasih \:D/
      Aku juga gitu sih, wkwkwk

      Delete
  9. Iya, aku kesian aja ama mereka yang hidupnya pindah di dunia maya. Kesian karena dunianya sesempit layar hape. Padahal, dunia nyata jauh lebih luas dan indah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, tapi dunia maya gak sesempit layar hape kok, dunia maya itu luas dan saking luasnya orang jadi males untuk mengeksplor apa yang ada di dunia nyata, karna mereka menganggap semua yang di perlukan sudah ada di dunia maya. Iya gak sih? :3

      Delete
  10. Wah iya nih, kita yang mengendalikan atau kita yang dikendalikan. Efek samping yang bisa ditimbulkan bahkan tidak hanya internet, gadget atau barang kesukaan yang lainnya pun bisa jadi membawa dampak negatif bagi kita ya.

    Duh kena juga nih sentilan. Bagian yang insomnia itu, aku ngerasa banget dan masih dalam tahap untuk memperbaiki problem tersebut. Dampak gadget dan internet itu emang hebat ya bisa sampai buat orang jadi susah tidur.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mengendalikan atau dikendalikan, tergantung dari kesadaran kita :D
      Segala sesuatu kan memang punya dampak negatif dan postifnya, yah tinggal cara kita menggunakannya dengan benar aja sih. Hahah.

      Iya, malah lebih hebat dari pacar, mantan ataupun gebetan yang bisanya bikin galau tengah malem sampe susah tidur hahah (?)

      Delete
  11. Yeah, bener banget. Awalnya, sih, asyik gitu bisa seru-seruan di Twitter. Tapi lama-lama bete juga karena jadi susah tidur. :(

    Terus juga soal Instagram, awalnya seneng karena hasil foto gue bisa dilihat dan disukai orang, tapi gegara itu kuota jadi lebih boros. Ada pro dan kontranya dunia maya. :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, twitter kadang bikin kecanduan sampe jadi susah tidur. Hahah

      Instagram salah satu sosmed favorit tapi juga yang paling boros -.-
      Bener tuh ada pro & kontranya, sama halnya dengan dunia nyata~

      Delete
  12. Ada sisi baik dan buruknya ya mbak Novi, tinggal kita sendiri yang atur. Saya paling buka internet buat ngeblog dan FB an aja, selebihnya tetap di dunia nyata :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, mbak. Ada positif dan negatifnya(:
      Untuk sekarang aku juga internetan cuma buat bikin tugas, ngeblog, dan nengok twitter bentar. hahah

      Delete
  13. Aku pernah baca artikel tentang internet, yang judulnya "Kita yang mengendalikan internet, bukan internet yang mengendalikan kita". Dan, itu memang benar-benar terjadi untuk saat ini.

    Aku juga merupakan orang yang terkena virus ini. Emang terkadang serba salah, sih. Nggak internetan, nanti malah ketinggalan. Kalau sibuk internetan, malah lupa sama dunia nyata. Ya, intinya, emang harus pandai-pandai ngatur aja sih kalau menurut aku.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, saat ini kebanyakan orang justru dikendalikan sama internet. Yap, semuanya balik ke diri masing-masing. Bener, harus pinter me-manage waktu untuk dunia maya & dunia nyata:D

      Delete
  14. Dunia maya memang bikin nyaman, apalgi dizaman sekarang.
    di dunia maya kepribadian seseorang bisa bertolak belakang jadi bisa bebas mengekpreikan perasaan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, dunia maya bahkan lebih bikin nyaman daripada kasur, sampe bikin orang gak tidur (baca:insomnia). Hahah
      Bener, tapi menurut aku apa yang ada di dunia maya gak selalu bertolak belakang sama dunia nyata sih, terutama tentang kepribadian seseorang.

      Delete
  15. aku udah jarang sih di dunia maya, paling-paling mainan blog aja buat latihan nulis hahaha

    ReplyDelete
  16. Saya suka kata2 yg diatas yg mbgatakan "Virtual world can make your dream come true, isn't it?"

    Cyber world sngat brpotensi sbagai wadah untuk mnampung bkat, minat dn hobi kita, itu pun jika dmnfaatkan scara positif.

    Sya rasa smua kmbali pada pertnggung jwaban.si pengguna dlam hal ini netizen dlam mengakses dunia trsebut.

    Oiya, tulisan opininya lngkap, Dibuka dngan pnjelsan mnuju prmasalahan dn dtutup dngan pendapat dlm mnyelesaikan msalah.

    gw seolah2 mmbaca tulisan opini dsurat kabar, hehe

    Oiya, saran dri sya mngkin lbih tajam jika dtmbahkan data yg knkrit dri brbagai sumber. Hehe (sok jurnalis)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku juga suk. Iya, harus dimanfaatkan secara positif & memanfaatkan dengan cara yang bijak. Bener, Semua tergantung pertanggung jawaban pengguna-nya.

      Makasih. Pas nulis opini ini semuanya ngalir gitu aja sih, jadi untuk source-nya bisa di bilang dari kepala aku, itu juga berkat bantuan beberapa bahan bacaan yang entah dibaca dimana. Heheh :D

      Delete
  17. Jadi ingat sama perkataan salah seorang psikolog, "Teknologi komunikasi sekarang semakin berkembang pesat, tapi tidak dengan cara berkomunikasi kita."
    Karena sejujurnya, cara berkomunikasi kita malah mengalami kemunduran :')

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, sama kayak kata si Kakek Albert Einstein "Technology will surpass human interaction, dunia akhirnya akan di penuhi dengan generasi yang idiot" x_x

      Delete
  18. intinya boleh kita bersosial didunia maya, tetapi jangan jadi candu sampai lupa dunia nyata. seperti beribadah, mbak noviyana shiali

    ReplyDelete
  19. Alhamdulilah sejauh ini virtual world udah membawa aku kearah yang lebih positif apalagi soal hobi heheh, karena sering latihan nulis diblog alhamdulilah sekarang aku udah punya 4 antologi yang diterbitin sama penerbit mayor hhehe (≧▽≦)

    ReplyDelete
  20. dunia maya itu sunnah, dunia nyata itu wajib...
    wkwkwkwkkw

    ReplyDelete
  21. Sekarang lagi ngetrand dunia maya untuk mencaci maki seseorang. Bau RAS begitu mengental. Menyesal setelah masuk penjara.
    Nah yang membuat aku risih, sudah tidak segar kulitnya masih pengen selfi itu lo. Kan kasihan yang lihatnya, pandangan menjadi sepat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, itu termasuk dalam cyber-crime dan karna itulah sekarang udah ada yang namanya Cyber-police. Sekarang bukan hanya harus berhati-hati di dunia nyata tapi juga di dunia maya.

      Hahaha, gak usah di liat lah mas, itu yang selfie cuma mau berekspresi aja. wkwkwk

      Delete
  22. Aku termasuk yang gimana ya... Suka mengekspresikan apa yang ku lihat, fikirkan dan rasakan di dunia maya.. meskipun sebenarnya bukan aku banget.. ya namanya juga kebebasan..

    Sedihnya tuh waktu mencoba untuk mengendalikan diri didunia maya, berat banget. Seperti ada sesuatu yang hilang gitu.. Ini agak lebay juga sih..

    Ya.. Semoga bisa mengambil positifnya aja dari kemudahan teknologi informasi sekarang ini sih.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya, dunia maya-kan ngasih kebebasan untuk penggunanya dalam berekspresi, yang penting masih dalam hal positif, berarti kita aman. Bukan kamu banget? berarti didunia nyata gak gitu yaK? \:D/

      Hahah bener Rum, kadang rasanya berat banget kalau mau beralih dari dunia nyata ke dunia maya(:

      Iya, Aamiin :D

      Delete
    2. Iya, mudah mudahan masih bermanfaat bagi orang lain..

      Didunia maya aku mengekspresikan sesuatu hal yang sebenarnya tidak bisa direalisasikan, Heleh! Ya begitulah..

      Susaahh...

      Aamiiin Aamiiin ya Rabb :))

      Delete
  23. Bukan sekedar filter apa yang ingin disebarkan, tapi filter juga akun yang akan di follow/add. Karena gak semua akun yang di follow bisa membawa dampak positif bagi diri kita (pengguna sosmed). Misalnya saja ngefollow akun orang yang hobi narsis, sadar atau tidak, kita sebagai orang yang ngefollow dia pasti bakal berkomentar negatif terkait apa yang dia sebarkan. Ya walaupun komentarnya secara tidak langsung (menggerutu) :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setujuuuu !! Iya, akhir-akhir ini ada banyak fake akun, jadi harus bisa filter siapa saja yang akan di follow/add:))

      Hahah bener.

      Delete
  24. Semakin kesini semakin banyak teknologi baru yang bermunculan, sebagai manusia biasa kita harus pandai pandai memanfaatkan kemajuan teknologi yang super pesat. Jangan sampai gegara teknologi kita lupa dunia kita. Seperti sholat, makan, mandi, tidur, dan berinteraksi dengan manusia secara langsung. Semua harus diimbangi biar dampak negatifnya tidak terlalu banyak :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku setuju, kita harus bisa menjadi pengguna yang pandai memanfaatkan teknologi supaya masih bisa menikmati dunia nyata, dan kewajiban kita di dunia nyata tentunya \:D/

      Delete
  25. Dunia maya itu banyak manfaat dan mudaratnya. Tergantung pintar-pintarnya kita aja :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yap, harus pintar-pintar memanfaatkan Teknlogi ya, Nis(:

      Delete
  26. :v :v Teknologi, ya? hmm,,, kalau menurut gue, "Dunia Maya" itu nomor dua. yang nomor satu dari teknologi, kesukaan gue sih "Kipas Angin". :v . dia juga bisa membuat dunia baru untuk gue. soalnya, kalau gue lagi kecapean, atau lagi lemes, gue pencet tombolnya, trus waktu nyala, seolah-olah gue kayak dapet dunia baru gitu.... :v
    Salam Kenal, Capsule-Man (Gue Sendiri)... :v (y)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya hahah. Oh jadi kipas angin itu dunia baru kamu? hahah :v
      Salam kenal jugaaa \:D/

      Delete
  27. Iya juga sosmed bikin insomnia, kalo gak buka sosmed sebelum tidur aja rasanya ada yang kurang ya. Pas asik pegang hp tau-tau udah tengah malem aja.

    Btw kak nama drama yang aku tulis di blog itu "Adrenalin no Yoru"

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahah sama, berarti lain kali harus bisa kendaliin yak :D

      Makasih *langsung download* xD

      Delete
  28. Sebagai oranh yang emang ngerti dunia maya, paling enggak kita jangan sampai kena "masalah" itulah, gunakan dunia maya sebagai ajang berkreasi. Contohnya ya dengan ngeblog ini. Bener ga?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setuju, jangan sampe kena masalah apalagi jadi sumber masalah. Bener(:

      Delete
  29. Mungkin karena ada masalah dengan si Fana, lalu lari berlama-lama dengan si Maya.. :)

    ReplyDelete
  30. yapp, begitulah dunia maya. bebas berekspresi, bebas berkreasi :)

    ReplyDelete
  31. Mmm super sekali sis opininya. Jujur aja nih aku dulu pernah dikendalikan bgt sama internet semenjak pasang speedy di rumah hahahahah tapi skrg udh mulai dikontrol krn dikosan yg baru gak ada wifi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih, sis(:
      Wah kalo ada wifi mah udah pasti tiap hari internetan xD

      Alhamdulillah kalo udah bisa di kontrol pemakaiannya :D

      Delete
  32. Bener banget opininya :))
    bener tuh kata bang azka di komen paling pucuk
    "menjauhkan yang dekat dan malah mendekatkan yang jauh"

    teknologi itu kaya simalakama,
    mau ikut arus biar nggak semakin ketinggalan, eh tapi beberapa hal ada yang membuat rugi/negative dari teknologi sendiri ._.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih(:
      Mau gak mau kita tetep akan tetep mengikuti perkembangan Teknologi dan terkena dampaknya juga, tapi seberapa besar kerugian dan dampak negatif yg akan kita dapat sebenernya tergantung dari cara kita mempergunakan Teknologi itu sendiri sih, menurut aku:D

      Delete
  33. bener banget, memang harus ada pengendalian dari penggunanya agar tidak menjauhkan yang dekat dan mendekatkan yang jauh :)

    ReplyDelete
  34. Tumben katakatanya bijak banget cieee habis mimpi apaan kak?mimpi basah ya?*eh
    Jangan salah kan dunia dan maya kak. Salahkan siapa yang menciptakan mereka. Dunia dan maya hanyalah kakak beradik yang tak berdosa hikshiks mereka berdoa jika sang pemakai terlalu haus nafsu atau gk selektif dalam memilah milih apa yng seharusnya mereka buka, baca dan tonton

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ih hahah, Dea kali yang mimpi basah :p

      Dalam hal ini aku gak menyalahkan siapa-siapa kok,apalagi sampe menyalahkan org yang ciptain Teknlogi, hahah. Aku cuma beropini tentang pemakaian teknologi yang berlebihan aja sih(:

      Delete
  35. Ini gue banget Nov... Internet, bukan, tapi gadget ini bikin gue kecanduan terus dunia Maya..

    Kemaren gue nyoba buat lepas sehari bebas ngelakuin kegiatan, lepas dari Internet, Dan rasanya nyaman juga..

    Kita harusnya nyoba hal2 yg lebih berguna lagi, selain berselancar di dumay ini.. :)

    Gue ngomong apa yah . hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bener, sekali kali kita memang harus mencoba untuk ga bergantung sama gadget & bersentuhan sama dunia maya. Ada banyak hal menyenangkan di dunia nyata yg ga ada di dumay :D

      Delete
  36. Wah... rame banget yang komentar. EHm, ini ada kaitan sama materi gue kemaren. Bener kata temen2 yang udah komentar. Memang, konsep teknologi membuat dunia baru dan mengubah dunia nyata menjadi tempat yang tidak nyaman.

    Kembali ke diri masing-masing. Mari kita cerdas menggunakan dan memanfaatkan teknologi untuk kemudahan. Bukan untuk membuat diri lupa bahwa dunia nyata lebih menarik dari dunia maya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Heheh iya, berkaitan:D
      Begitulah, kadang disaat udah nyaman sama yang satu, yang satunya di tinggalin karna gak senyaman dunia yang satunya. Wkwk

      Setuju, semua balik ke diri masing-masing \:D/

      Delete
  37. What a nice and powerful thought :)

    Kebebasan berekspresi. Itu yang menjadi magnet dunia maya, selain kemudahannya dalam mendapatkan berbagai hal (dari yang terpikirkan sampe yang ngga terpikirkan pun ada). Dunia maya juga nawarin media untuk "dilihat dan didengar", sehingga seolah hal itu melengkapi kebutuhan manusia modern.

    "Setiap orang harus lebih bisa mengendalikan diri agar tidak terlalu berlebihan dalam menyebarkan segala hal di dunia maya" --> setuju sama kalimat ini. Sayangnya, belum semua orang sadar akan hal tersebut. Dunia maya tetaplah sebuah dunia yang punya norma-norma juga, sama kayak di dunia nyata.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thank you(:

      Benar sekali. Kemudahan itu yang membuat orang malas untuk berusaha dan lupa dengan sebuah proses yang ada di dunia nyata. Itu memang sudah menjadi kebutuhan manusia modern, menurutku.

      Iya, dunia maya sebebebas apapun itu kita harus punya etika juga ya? ada norma. Konservatif. Hahah

      Delete
  38. Aaaa aku setuju, Nov. Kesenangan dan kenyamanan yg diberikan di dunia maya bisa bikin kita secara bebas menyampaikan perasaan, mengeksperesikan perasaan dalam bentuk apapun, bebas ngeluarin ide-ide.

    Walaupun banyak yang bilang efek negatif banyak timbul dari dunia maya, itu semua kembali lagi ke diri kita masing-masing ya. Dengan seperti apa kita menggunakan dunia maya itu sendiri. :))

    Aku suka tulisan kamuuu uuhh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, lan. Bebas berekspresi tapi yang beretika. Beretika dalam artian digunakan untuk hal positif :D

      Betul :D

      Wuahh, makasih lan ({})

      Delete
  39. yang menimbulkan masalah emang sering banget sih duniamaya hihihiii
    apalagi klo dah share berita kontroversi n ada perdebatan yang ga berkesudahan, waduh ampe jereng ngeliatinnya hehehhe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, kita gak berniat menimbulkan masalah tapi kadang masalahnya timbul sendiri hihih
      Seru kalo itu, mba hahah xD

      Delete
  40. Tambahan mbak, kalo mau nyari jodoh pun sekarang udah banyak situs situs pencarian jodoh. Kalau mau nyari kerja pun ada banyak, infoloker.com misalnya

    Emang jaman sekarang, sudah beralih ke dalam dimensi yang lebih virtual.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Terima kasih sudah menambahkan informasi. Hahah(:
      Bahkan internet memudahkan manusia untuk nyari jodoh dan nentuin karir yak. :D

      Ho'oh, semuanya serba virtual.

      Delete
  41. Yah, aku di liburan kuliah ini sih emang lebih banyak ngeluangin waktu di dunia maya wkwkw soalnya kadang lebih asik. daripada disini bingung mau kemana, temen-temen pada pulang kampung, duit tipis wkwk :D kalau main dunia maya kan bebas :') bisa ketemu siapa aja :D
    dan yaaap, bener, bikin insomnia sih -_-

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, aku juga gitu sih kalau libur apalagi kalo gak ada rencana liburan ke suatu tempat, dll. Hahah.

      Kalau udah kecanduan emang gitu, bikin insom xD

      Delete
  42. Nah, itulah alasannya mengapa aku lebih suka share yang kuanggap penting saja. Meski aku ngeblog, yang katanya "buku harian online", aku berusaha untuk batasi mana yang kira-kira ada manfaatnya untuk dibaca orang atau yang useless. Mudah-mudahan sih yang kunikmati selalu yang positif-positifnya saja. Nice share :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, gak semuanya harus dishare ke dunia maya ya, harus dibatasi juga :D
      Aamiin, Makasih^^

      Delete
  43. Iyah nihh aku ngga bisaa jauh" dari si maya kenapa ya ? kalo ada si jamila mungkin aku berpaling :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin karena si Maya lebih menarik daripada Jamila hahah

      Delete
  44. Mantap Untuk Paragraf 4,5,6 dan 7 Sipp Aku Kasi 100 Jempol (Mantap) :) tapi untuk paragraf terakhir aku tersinggung,, aku suka begadang karna dunia maya ini.. hmmm,, Karna novi udah nasehatin ya mending aku tidur,, :D ini dah jam 1:13 malam soalnya,, nyempetin baca tulisan asyik ni.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima Kasih \:D/

      Sekali-kali begadang mah gapapa, asal jangan tiap malem wkwk. Lagi pula aku bales komentar ini juga dalam keadaan insom hueheu

      Delete
  45. (Y)
    Hahhaha.. sayah na tiap malam siang jadi malam malam jadi siang,, hehehe Justkidd

    ini semua gara" sosmed,, tapi gara"dia juga semua orang bisa berkembang.. jadi tinggal dari sayanya nih yang harus bisa mngatur waktu.. :D

    sip dah novi...

    ReplyDelete