Otak dan hati susah berkompromi

Halo untuk ciptaan tuhan yang manis (kamu). Bagaimana kabarnya? semoga saja kamu tidak mengalami insomnia seperti yang sedang aku alami saat ini. Hehe

Hari ini ada beberapa kejadian mengejutkan yang kualami, kejadian-kejadian tersebut berhasil membuat perasaanku menjadi campur aduk. duh -,-



Oke, aku bingung harus memulai ceritanya dari mana, atas, bawah, kiri atau kanan ya? wkwkwk

The story begins :  Jadi tadi pagi aku malas (sangat malas) ke kampus, tapi karena harus mengambil KHS dan melakukan registrasi ulang untuk lanjut ke semester 2, akhirnya aku memaksakan diri untuk tidak bermalas-malasan. Aku sampai di kampus tepat jam 10 pagi bersama seorang teman bernama wiwiw (nama disamarkan xD ), kami harus mengantri untuk registrasi ulang di gedung rektorat, ternyata banyak orang di dalam gedung itu, alhasil kamipun harus menunggu cukup lama untuk registrasi -singkat cerita- akhirnya aku dan wiwiw sudah selesai melakukan registrasi, kami memutuskan untuk keluar dari gedung yang sesak itu dan berjalan menuju tempat parkiran namun ketika kami belum sampai tujuan tiba-tiba saja ada seseorang memanggil namaku, suaranya cukup familiar di telinga, aku reflek langsung melihat kebelakang untuk mencari sumber suara tersebut and you know whose voice is that??? it was my CRUSH (high school crush, exactly).

Ternyata pemilik suara tersebut adalah 'meow' (nama disamarkan), orang yang pernah kusukai ketika aku masih sma dulu (namun tidak ada yang tahu), orang yang menjadi teman kelasku selama 3 tahun, orang yang memiliki keanehan yang luar biasa bagiku dan Itu adalah pertama kalinya aku bertemu dengan meow semenjak kami mendaftarkan diri menjadi maba sekitar 5 bulan yang lalu, dan sialnya aku langsung salting di depan dia, padahal aku sudah memantapkan hati untuk move on an namun takdir berkata lain, aku akhirnya gagal move on karena melihat dia yang semakin makin makin (ceritanya lagi speechless) padahal orangnya biasa aja. lol Big lie, he is more cuter than before tbh ! :'D

Dia mengulurkan tangan untuk menyalamiku, akupun demikian dan entah mengapa tanganku dengan secepat kilat kulepaskan saat sedang bersalaman padahal hati berkata lain, dalam hati aku ingin berlama-lama bersalaman dengannya seperti di sinetron-sinetron indonesia yang saling tatap-tatapan saat sedang bersalaman bhahahaha (Lupakan, aku bukan orang kayak gitu, itu lebay, sumvah), tapi tetap saja, aku takut melihat tatapan matanya, aku bahkan selalu menghindari kontak mata ketika mengobrol dengan dia saat sma dulu. Dasar payah :v

Karena melihatku yang hanya bisa diam seperti patung hidup, dia akhirnya mengobrol dengan wiwiw yang juga menjadi teman sekelas kami sewaktu sma dulu selama 3 tahun, aku hanya memandang mereka berdua dengan wajah polos karena tidak tahu apa yang sedang mereka bicarakan, dan ketika dia beralih kepadaku kemudian melontarkan beberapa pertanyaan, aku malah jadi semakin salah tingkah, jantungku seperti akan melompat keluar dari tempatnya dan dengan bodohnya aku langsung mengatakan bahwa aku harus cepat-cepat ke gedung fakultas karena ada hal penting yang harus di kerjakan, padahal sebenarnya tidak ada hal yang lebih penting di bandingkan mengobrol dengannya (oke ini lebay), tapi sayangnya pada saat itu hati dan otak-ku sedang tidak sinkron sehingga dengan  terkpaksa kaki ini mengikuti perintah dari otak dan berjalan meninggalkan dia sendiri *Haduh Hiperbola banget ye? wkwk*-_-

itu kejutan pertamanya, dan kejutan keduanya adalah ketika aku melihat Ipk semester 1 di selembar kertas (KHS) yang cukup untuk mengontrak semua mata kuliah di semester berikutnya, aku mendapat nilai yang kurasa di harapkan oleh beberapa mahasiswa namun juga yang diremehkan oleh mereka yang mendapat nilai tinggi. Aku cukup bersyukur dengan nilai yang tertera dilembaran khs milikku namun juga merasa agak kecewa karena nilai yang ku raih tidak sesuai dengan ekspektasi. Jujur saja, aku tidak mendapat nilai C ataupun Bc dari 12 mata kuliah, justru hampir semua nilai-ku di dominasi oleh 'B', sedangkan yang mendapat nilai lebih tinggi dariku memliki nilai C di lebaran KHS mereka, apakah ini kesalahan dosen yang menghitung nilai ataukah aku saja yang terlalu iri dengan mereka yang mendapat nilai lebih tinggi dariku? Entahlah, apapun yang aku rasakan yang jelas saat ini aku berusaha untuk Ikhlas dan belajar dari itu semua, aku harus lebih giat belajar lagi agar mendapat ipk yang lebih tinggi di semester yang akan datang nanti, Harus!!!

Nah, itu dia.... cerita-ku hari ini, di post selanjutnya aku akan flash back ke masa sma dulu, jadi see yea in my another post. bubye ^o^


0 Komentar: